Pria di Bali Berikan Mahar Pernikahan 25.000 Lembar Saham BRI

Pria di Bali Berikan Mahar Pernikahan 25.000 Lembar Saham BRI

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Seorang pria di Bali, bernama Alit Prajatnama, menghadiahi calon istrinya berupa 25.000 lembar atau 250 lot saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau Bank BRI. Saham ini merupakan mahar pernikahan Alit kepada sang calon istri, Kadek Nopi Margareni.

Mahar saham ini ditulis oleh kantor perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Bali seperti dikutip kumparan, Minggu (3/10).

"Congrats buat @alit.prajatama & @nopimargareni . Semoga langgeng & bahagia selalu. Mimin salfok sama seserahannya. Wow…saham BBRI. Semeton yg mau nyusul, #yuknabungsaham biar bisa seperti pasangan ini," tulis akun Instagram IDX Bali.

Mengutip data perdagangan RTI pada penutupan perdagangan Jumat (1/10), harga saham BBRI sebesar Rp 3.900 per lembar. Jadi, nilai saham yang dijadikan mahar oleh Alit kepada Kadek Nopi senilai Rp 97,50 juta. Kinerja saham BBRI sendiri tercatat kinclong pada penutupan perdagangan Jumat kemarin. Pergerakan saham BBRI terbalik dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tercatat merah atau turun 0,92 persen ke posisi 6.228,845.

BRI Catatkan Right Issue Rp 95,9 Triliun, Terbesar Sepanjang Sejarah

Right issue BRI menorehkan catatan sejarah baru bagi pasar modal Indonesia. Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) diserap secara optimal oleh pelaku pasar.

Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan perseroan berhasil meraih modal baru senilai Rp 95,9 triliun, setelah 28,2 miliar HMETD dieksekusi menjadi saham baru. Dengan demikian right issue ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah pasar saham Indonesia.

“Sangat memuaskan hasilnya di mana sebanyak 28,2 miliar saham baru yang ditawarkan telah terserap seluruhnya dengan nilai mencapai Rp 95,9 triliun dan mencapai oversubscribe 1,53 persen,” ujar Sunarso dalam Opening Bell Right Issue BBRI di Main Hall BEI, Rabu (29/9).

Menurut Sunarso, right Issue ini dilakukan dengan tujuan mendanai Holding Ultra Mikro yaitu BRI, PNM dan Pegadaian yang telah selesai dilaksanakan beberapa waktu yang lalu. [kumparan]

BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita