Potret Pilu Bayi 10 Bulan Duduk di Genangan Darah Orang Tuanya yang Ditembak Mati OTK
logo

12 Oktober 2021

Potret Pilu Bayi 10 Bulan Duduk di Genangan Darah Orang Tuanya yang Ditembak Mati OTK

Potret Pilu Bayi 10 Bulan Duduk di Genangan Darah Orang Tuanya yang Ditembak Mati OTK


GELORA.CO -  Sepasang suami istri di Brasil ditembak mati di depan bayi laki-lakinya di tengah jalan.

Ironisnya, bayi yang kini menjadi anak yatim piatu itu duduk di genangan darah dari kedua orang tuanya sendiri.

Melansir laporan Daily Mail, Nicolas Elias Albuquerque do Prado (18) dan Cleidiana Pereira Alixandre (19) telah melakukan perjalanan dengan putra mereka yang masih berusia 10 bulan dengan taksi ke kota Alto Garcas, Brasil pada Jumat (8/10/2021).

Ketika mereka keluar dari kendaraan, pasangan muda itu ditembak oleh dua pria di depan sebuah properti yang diyakini sebagai sarang narkoba.

Pemilik properti yang menyaksikan adegan mengerikan itu mengatakan kepada pihak berwenang bahwa dia tidak mengenali tersangka, yang melaju dengan sepeda motor.

Terlihat adanya sebuah rekaman dari tempat kejadian yang menunjukkan bayi berlumuran darah saat dia duduk menangis di dekat tubuh dari jasad orang tuanya.

Meskipun dia tidak terkena tembakan, bayi itu dilaporkan dibawa oleh layanan anak ke rumah sakit perlu melakukan perawatan luka yang diderita ketika dia jatuh ke tanah.

Polisi mengatakan orang tua yang terbunuh itu diyakini terlibat dalam perdagangan narkoba dan geng.

Do Prado memiliki catatan kriminal untuk perdagangan narkoba dan sedang diselidiki untuk dua tuduhan perampokan dan Alixandre sebelumnya telah ditangkap karena menerima barang curian, menurut outlet berita Olhar Direto.

Dia sebelumnya dihukum karena perdagangan narkoba dan sedang diselidiki untuk dua tuduhan perampokan, sementara Alixandre telah ditangkap karena menerima barang curian, media lokal melaporkan.

Layanan Perlindungan Anak dilaporkan membawa bayi laki-laki itu ke rumah sakit di kota Rondonopolis untuk menerima perawatan atas cedera yang dideritanya ketika dia dibaringkan di tanah.

Jenazah dilaporkan akan dikirim ke Institut Kedokteran Forensik untuk identifikasi dan pemeriksaan post-mortem.

Para tersangka belum ditemukan, menurut laporan media setempat belum diketahui motif kejahatan tersebut.

Keahlian Resmi dan Identifikasi Teknis berada di tempat kejadian dan Polisi Sipil sedang menyelidiki kasus tersebut. [poskota]
close
Subscribe