Polisi Ungkap Penyebab Ustaz Solmed Adukan Panitia Pengajian di Garut
logo

7 Oktober 2021

Polisi Ungkap Penyebab Ustaz Solmed Adukan Panitia Pengajian di Garut

Polisi Ungkap Penyebab Ustaz Solmed Adukan Panitia Pengajian di Garut


GELORA.CO - Polisi tengah mendalami pengaduan Ustaz Solmed berkaitan dengan pengajian di Garut. Polisi mengungkap Ustaz Solmed mengadukan terkait pencemaran nama baik.

"Jadi, di situ ada dia merasa dicemarkan nama baiknya," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago saat dikonfirmasi, Kamis (7/10/2021).

Erdi menjelaskan berdasarkan surat aduan tersebut, disebutkan bila ada salah satu warga Pangalengan yang menyampaikan ke media sosial merasa ditipu oleh Ustaz Solmed. Hal itu lah, kta Erdi, yang membuat Ustaz Solmed merasa namanya dicemarkan lalu membuat aduan ke Polda Jabar.


"Ada warga dari Pangalengan ya, dia menyampaikan ke media sosial itu menyatakan dia merasa tertipu dengan adanya rencana kegiatan pengajian yang akan dihadiri oleh saudara Ustaz Solmed. Namun, pada waktunya yang bersangkutan tidak datang," kata Erdi.

"Kemudian, ungkapan kekecewaan tersebut kemudian dia sampaikan permasalahan ini di media sosial. Ustaz Solmed itu merasa tidak suka, belum ada klarifikasi," kata Erdi menambahkan.

Aduan tersebut tengah didalami penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar. Penyidik tengah mendalami aduan tersebut.

Sebelumnya, Ustaz Solmed dituduh oleh Suwarna telah melanggar perjanjian dalam ceramah. Ia membatalkan sepihak, padahal sudah menerima uang Rp 8 juta. Ustaz Solmed pun membantahnya.

Ustaz Solmed tidak datang ke acara pengajian di Kampung Cisamak, Desa Cisewu, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa Barat karena mendapatkan halangan di jalan. Akses menuju kampung tersebut tertutup imbas longsor. Semula acara pengajian itu di Pangalengan, Bandung, Jawa Barat.

Ustaz Solmed membuka pintu damai untuk Suwarna dan Tisna. Meski nama baiknya telah dicemarkan, dia akan menerima permintaan maaf dari mereka.

"Belum ada komunikasi kepada saya, belum ada informasi bertemu saya. Empat hari sudah saya sampaikan, kalau tidak, maka saya akan laporkan resmi ke Polda Jabar," kata Ustaz Solmed saat ditemui di kediamannya, kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (6/10/2021).

Sementara itu, Suwarna mengaku apa yang dilakukannya salah. Ia pun ingin meminta maaf kepada ustaz Solmed atas semua kesalahannya itu.

"Hari ini pun saya ingin meminta maaf karena kekhilafan saya dan kepanikan saya yang begitu mencekamlah," ujar Suwarna saat ditemui di Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Suwarna terpaksa melakukan kebohongan kepada warga Kampung Cisamak Garut. Sebab nyawanya terancam karena ustaz Solmed tidak jadi hadir mengisi acara pengajian di sana. Alhasil Suwarna menyebut ustaz Solmed terkena COVID-19.

Suwarna berharap bisa segera menyelesaikan masalahnya ini dengan ustaz Solmed. Ia tak mau kejadian ini menjadi panjang hingga ke meja hijau.

"Makanya saya ke sini itu bukan niat mau membahas kronologi tapi mau membahas solusi, yang disebut tabayun itu solusi saling memaafkan, saling menyadari. Saya nggak mau berlarut-larut terlalu lama. Mudah-mudahan hari ini selesai, mudah-mudah ada jalur islah. Seperti itu," ujar Suwarna.(RMOL)
close
Subscribe