Dewan Sesalkan Anies ke Workshop PAN: Tak Hadir Rapat malah Pilih ke Bali
logo

5 Oktober 2021

Dewan Sesalkan Anies ke Workshop PAN: Tak Hadir Rapat malah Pilih ke Bali

Dewan Sesalkan Anies ke Workshop PAN: Tak Hadir Rapat malah Pilih ke Bali


GELORA.CO - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara workshop PAN di Nusa Dua, Bali. Anies dinilai tidak etis karena pergi meninggalkan Jakarta di hari kerja.

Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPRD DKI Jakarta, Rio Sambodo, menyesalkan kepergian Anies ke Bali. Padahal, menurutnya ada rapat paripurna DPRD yang mengundang Anies.

"Ketidakhadiran Gubernur Anies Baswedan dalam Rapat Paripurna tentang penyampaian hasil reses DPRD DKI yang berisi serapan aspirasi masyarakat, dan justru memilih berada di Bali pada hari yang sama. Sungguh sangat disesalkan," kata Rio saat dihubungi, Senin (4/10/2021).

Kemudian, anggota Fraksi PDIP DKI Jakarta, Johnny Simanjuntak menilai Anies tidak menyalahi aturan ketika pergi ke Bali. Namun, yang dia sorot adalah soal kepatutan.

"Memang, kalau saya lihat-lihat, sah-sah saja seseorang kepala daerah ikuti acara kepartaian. Namun, demikian perlu kita jaga, kalau urusan partai bukan lagi menyangkut tupoksi (tugas pokok dan fungsi) sebagai kepala daerah," ucap Johnny dihubungi terpisah.

"Sebaiknya (ke Bali) di hari libur, secara etis kan lebih bagus, mungkin ada hari libur, Sabtu-Minggu digunakan," katanya.

Dia meminta Anies Baswedan untuk mempertimbangkan acara mana saja yang patut dia datangi.

"Paling tidak, beliau contohkan ke masyarakat," ucapnya.

Anies Hadiri Workshop PAN di Bali
Sebelumnya DPP PAN mengatakan workshop nasional di Nusa Dua, Bali pada Senin (4/10). Selain dihadiri oleh para anggota dewan dari PAN mulai dari DPR RI, DPRD se-Indonesia, serta para Eksekutif dari PAN, kegiatan itu juga tampak dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Dalam acara itu, Anies mengungkap rencananya setelah lepas jabatan sebagai DKI-1 pada Oktober 2022.


Anies menuturkan selama empat tahun terakhir fokus pada kesetaraan. Anies kemudian bercerita soal rencana kampanye Pilkada yang kandas.


"Dulu rencananya nanti tahun terakhir baru mulai kampanye, ternyata nggak ada Pilkada tahun depan, jadi ya sudah kita kerja terus aja, nggak ada kampanye tahun depan, kalau ada Pilkada tahun depan kita kampanye, Tapi karena nggak ada kampanye, berarti tahun kelima.. Kalau pilkadanya nggak ada ya sudah kita terusin saja kerja sampai terakhir," papar Anies.

Dalam acara itu, Wakil Ketua DPRD DKI dari Fraksi PAN Zita Anjani menjadi moderator acara. Zita kemudian menanyakan rencana Anies setelah lepas jabatan DKI-1. Apa kata Anies?

"Oktober tahun depan, lima tahun tuntas. Saya hanya berharap semua yang dikerjakan di sini tuntas, sehingga orang percaya pada proses demokrasi. Karena saya ini calon gubernur yang tidak sengaja jadi calon gubernur," ujar Anies.

Anies kemudian mengatakan, setelah tuntas di DKI, Anies akan berkeliling Indonesia.

"Jadi yang ada di benak saya adalah ini dituntaskan bisa lapor pada umat, lapor pada masyarakat, amanat, nih namanya sama nih, amanah sudah dijalankan dengan baik. Tuntas. Nah sesudah itu saya jadi orang bebas. Sambil orang bebas saya menikmati keliling ke mana-mana. Jadi nanti saya ingin, kalau boleh... kemarin kan tahanan kota lima tahun, jadi habis itu kalau sudah, saya keliling saja kemana-mana, di Indonesia, itu kira-kira," ujar Anies.(detik)
close
Subscribe