Prabowo Ungkap Pengalaman Dirinya Ditempeleng Komandan
logo

26 September 2021

Prabowo Ungkap Pengalaman Dirinya Ditempeleng Komandan

Prabowo Ungkap Pengalaman Dirinya Ditempeleng Komandan


GELORA.CO - Kolonel Mar TNI (Purn) Azwar Syam Azwar Syam merupakan sosok yang berkesan di hati Prabowo Subianto. Prabowo ingat betul pernah ditempeleng oleh Azwar.

Prabowo menceritakan Sosok Azwar yang disebut tidak memiliki satu sentimeter lemak itu dalam bukunya berjudul 'Kepemimpinan Militer'. Dalam buku tersebut, Prabowo mengisahkan kali pertama dirinya bertemu Azwar di Lembah Tidar, Magelang. Saat itu, Prabowo tergabung dalam Kompi 2 C Batalyon C4, dan Azwar merupakan komandannya.

"Saya pertama kali bertemu dan mengenal Pak Azwar Syam saat menjalani pendidikan sebagai taruna di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) bagian umum dan darat di Magelang pada 1970," kenang Prabowo dikutip dari bukunya, Minggu (26/9/2021).

Prabowo terkesan dengan Azwar yang berperawakan langsing, kurus, berkulit hitam dan memiliki sorotan tajam penuh percaya diri.

Diceritakan Prabowo, dirinya pernah ditempeleng Azwar pada masa perpeloncoan hari-hari pertama masuk AKABRI. Pada saat itu, Prabowo muda harus gundul dan menggunakan helm besi tanpa alas.

"Para senior kemudian berbagi tips untuk menyiasati agar kepala tidak sakit saat memakai helm baja tersebut yaitu melapisi kepala dengan kain bahan. Banyak dari peserta yang memanfaatkan celana dalam hasil pembagian dari AKABRI. Walaupun celana dalam pembagian itu berbahan kain yang sangat kasar dan memakai tali kawat pula. Tapi lumayan bisa dimanfaatkan untuk mengurangi rasa sakit di kepala ketika memakai helm baja tersebut," kenang Prabowo.

Menteri Pertahanan Kabinet Indonesia Maju itu menambahkan ada pula senior yang memberikan setengah tangkap gula jawa kepadanya dan berbisik mengatakan gula Jawa bisa membuat tubuh tetap prima dan tidak mudah lelah.

Sebagai seorang taruna junior, Prabowo tanpa basa basi menerima gula jawa tersebut dan ditaruhnya di kantong celana. Selepas itu, para prajurit diminta mengikuti apel.

Letnan KKO Azwar Syam kala itu mengecek prajurit satu persatu. Saat Azwar tiba di hadapan Prabowo, ia langsung memegang kantong celana dan bertanya.

"Ada apa ini," kata Azwar seperti dituturkan Prabowo.

Azwar kemudian mengecek dan mengambil gula jawa dari kantong celana Prabowo. Tanpa banyak kata, ia langsung menempeleng Prabowo.

"Poook. Kira-kira begitu bunyinya. Sakit dan menyakitkan. Jadi saya mendapat 'kehormatan' sebagai taruna pertama yang ditempeleng di Kompi 2 C4," ungkap Prabowo.

Mantan Danjen Kopassus itu mengatakan Azwar merupakan orang pertama yang menempelengnya selain orang tua. Prabowo mengaku pernah ditempeleng saat masih kecil karena nakal.

Prabowo mengaku tidak pernah membenci Azwar Syam lantaran insiden itu. Ia malah sayang dan hormat kepada komandannya tersebut.Namun, setelah menginjak masa SMP dan SMA tidak pernah lagi kedua orang tuanya menempelengnya. Jadi, Azwar merupakan orang pertama ada yang menempeleng Prabowo saat dewasa.

Bagi Prabowo, Azwar adalah sosok teladan karena memiliki jiwa besar, berjiwa pemimpin, dan berjiwa guru. Ia mengaku belajar banyak dari sosok Azwar.

"Saya merasa sosok Danki Letnan Azwar Syam inilah yang banyak memengaruhi saya. Bahwa seorang komandan harus selalu tegas, tapi harus correct, fisik kuat, dan mumpuni serta tidak banyak bicara. Tanpa banyak santi aji, nasihat, tapi beliau telah membentuk kami-kami ini para anak buahnya dengan keteladanan yang nyata," ulas Prabowo. [detik]
close
Subscribe