Penghina Brimob Gugur di Papua Ditangkap di Aceh, Ini Motifnya

Penghina Brimob Gugur di Papua Ditangkap di Aceh, Ini Motifnya

Gelora Media
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Seorang pria di Pidie Jaya, Aceh, HM, ditangkap polisi karena diduga membuat komentar menghina personel Brimob yang gugur ditembak teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua, Bharatu (Anm) Muhammad Kurniadi Sutio. Pelaku masih diperiksa polisi.

"Pelaku kita tangkap tadi siang di wilayah Pidie Jaya dan sekarang sudah dibawa ke polres. Dia warga Pidie Jaya," kata Kasat Reskrim Polres Pidie Jaya Iptu Dedy Miswar saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (28/9/2021).

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kata Dedy, HM mengaku tidak mengetahui komentarnya itu salah. HM disebut langsung menghapus komentar tersebut beberapa menit kemudian.

"Dia ngaku nggak tahu yang dia komen itu salah. Setelah dia sadar, langsung dihapus. Kalau pengakuan dia, postingan itu paling ada sekitar 5 menit," jelas Dedy.

Menurut Dedy, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap HM. Dia bakal dijerat dengan UU ITE.

Sebelumnya, komentar menghina personel Brimob yang gugur ditembak teroris KKB di Papua, Bharatu (Anm) Muhammad Kurniadi Sutio, viral. Dilihat detikcom, Selasa (28/9), dalam unggahan itu terlihat foto Bharatu Kurniadi. Foto tersebut disertai tulisan soal Bharatu Kurniadi yang telah gugur saat bertugas.

"Telah gugur, pahlawan muda putra Aceh yang bertugas di Papua," demikian tulisan dalam unggahan itu.

Dalam kolom komentar, terlihat akun dengan inisial HM yang menuliskan komentar tak senonoh terhadap Bharatu Kurniadi. Akun tersebut menyinggung soal polisi yang masuk dengan cara menyogok.
Dia menulis komentar yang menyoal apakah uang hasil menyogok bisa dinyatakan husnul khatimah (meninggal dalam keadaan baik bagi seorang muslim). Tangkapan layar komentar HM tersebut kemudian viral.

Salah satu akun Instagram kemudian mengunggah tangkapan layar tersebut dan menyertai narasi HM telah menghina seseorang yang sudah meninggal. Pengunggah menyertakan user name salah satu pengguna Instagram.

"Tidak pantas kamu menghina orang yang sudah meninggal, apalagi meninggal di medan tugas, mempertaruhkan nyawa demi bangsa dan negara Indonesia," tulis pengunggah tangkapan layar itu.

Akun yang disertakan pengunggah screenshot komentar viral itu berisi foto-foto pria bekerja sebagai salah satu satpam di Medan. Akun tersebut juga mengunggah salah satu foto berisi klarifikasi kalau komentar viral itu bukan ditulis oleh dirinya.
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita