Pelaku Hoaks Sumbangan Rp2 Triliun Masuk RSJ, Panca: Ade Armando Gak Mau Ikut Masuk Sekalian?
logo

13 September 2021

Pelaku Hoaks Sumbangan Rp2 Triliun Masuk RSJ, Panca: Ade Armando Gak Mau Ikut Masuk Sekalian?

Pelaku Hoaks Sumbangan Rp2 Triliun Masuk RSJ, Panca: Ade Armando Gak Mau Ikut Masuk Sekalian?


GELORA.CO - Politisi Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana mengomentari kabar bahwa putri Akidi Tio, Heriyanti dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ).

Panca menyindir dua pegiat media sosial, yakni Rudi S Kamri dan Ade Armando yang sebelumnya pernah memuji-muji keluarga Akidi Tio atas rencana sumbangan Rp2 triliun.

“Rudi Kamri, Ade Armando nga mau ikut masuk sekalian nih? Uangnya nga campur pasir lho,” katanya melalui akun Twitter Panca66 pada Senin, 13 September 2021.

Dilansir dari Tribun News, Heriyanti Akidi Tio dikabarkan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Ernaldi Bahar Palembang pada Selasa malam, 7 September 2021.

Adapun tujuan dibawanya Heriyanti ke RSJ adalah untuk diperiksa kesehatan jasmani dan rohaninya.

Kabar ini pun telah dibenarkan oleh Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Hisar Siallagan pada Rabu 8 September 2021.

“Dalam hal ini, sebagaimana dengan proses dan alat bukti, kita masih harus mengetahui kondisi kesehatan jasmani dan rohani yang besangkutan,” kata Hisar Siallagan.

“Oleh karena itu bersangkutan (Heriyanti) dibawa dan diperiksakan observasi kesehatan di rumah sakit Ernaldi Bahar,” tambahnya.

Hisar juga menjelaskan, observasi ini bertujuan untuk memudahkan penyidik dalam memeriksa Herianty terkait persoalan yang kini dihadapinya.

Ia mengungkapkan, selama dalam proses pemeriksaan Heritanti, penyidik kerapkali mendapatkan kendala-kendala saat berkomunikasi.

“Dilihat dari jasmani, yang bersangkutan kita periksa juga ada hambatan kesehatan. Jadi mungkin butuh beberapa waktu untuk menunggu kesimpulan dari tim pemeriksa kondisi kesehatan yang bersangkutan,” jelasnya.

Seperti diketahui, Heriyanti tengah menghadapi perkara terkait kehebohan sumbangan fiktif Rp2 triliun dan laporan dugaan penipuan dari dr Siti Mirza Nuriah.

“Dirinya diperiksa karena ada dua perkara. Keterangan dari tim dokter yang mengobservasi itu bermanfaat untuk dua perkara tersebut,” kata Hisar Siallagan. [terkini]