Ledakan Bom Ikan Menewaskan Abdul Ghofar, Polisi Periksa Istri dan Anak Korban

Ledakan Bom Ikan Menewaskan Abdul Ghofar, Polisi Periksa Istri dan Anak Korban

Gelora News
facebook twitter whatsapp
GELORA.CO - Polres Pasuruan Kota mengamankan istri dan anak Abdul Ghofar untuk menjalani pemeriksaan terkait ledakan bondet atau bom ikan di rumah Abdul Ghofar, Dusun Macanputih, Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondangwetan, Pasuruan, Sabtu (11/9/2021).

Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Heri Dian W mengatakan, istri dan anak Abdul Ghofar sudah diamankan di Polres Pasuruan.

Istri dan anak Abdul Ghofar, akan dimintai keterangan terkait kebiasaan atau aktivitas yang dilakukan Abdul Ghofar setiap harinya.

"Kami menindaklanjuti pemeriksaan saksi-saksi terkait kejadian ledakan bondet di Gondangwetan, Pasuruan," katanya.

Menurutnya, Korps Bhayangkara perlu melakukan pendalaman untuk mencari tahu apa yang dilakukan Abdul Ghofar setiap harinya.

Informasinya, Abdul Ghofar melayani pembelian bondet atau bom ikan, sehingga di rumahnya banyak tersimpan bahan peledak.

Tim Gegana Polda Jawa Timur juga sempat mengamankan bahan peledak dari lokasi kejadian, detonator dan perlengkapan lainnya.

"Kami belum berani menyimpulkan itu, karena masih menunggu serangkaian pemeriksaan lebih mendalam," tambahnya.

Ia mengatakan, pemeriksaan ini belum maksimal karena istri dan anak Abdul Ghofar belum bisa dimintai keterangan hingga sekarang.

"Kondisinya masih syok, mungkin kaget karena ledakan hebat, dan yang bersangkutan baru saja kehilangan suaminya," papar dia.

Pihaknya baru bisa meminta keterangan istri Abdul Ghofar, setelah kondisinya mulai membaik dan stabil.

Diberitakan sebelumnya, bom ikan atau bondet meledak di Pasuruan, tepatnya di sebuah rumah di Dusun Macanputih, Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondangwetan.

Ledakan bondet ini membuat geger. Puluhan rumah warga mengalami kerusakan ringan, mulai genteng pecah, tembok rusak dan lainnya.

Puluhan rumah warga di Dusun Macanputih,Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondangwetan rusak akibat ledakan bondet, Sabtu (11/9/2021) pagi. (Suryamalang.com/Galih Lintartika)

Ada dua rumah yang dilaporkan mengalami kerusakan parah. Dua rumah itu rata dengan tanah, tidak ada bangunan yang tersisa.

Selain itu, kejadian ini membuat dua orang meregang nyawa, yakni Mat Sidik (60) dan Abdul Ghofar. Keduanya adalah satu keluarga, bapak dan anak.

Mat Sidik meninggal di lokasi kejadian, tertimpa reruntuhan bangunan rumah milik anaknya, Abdul Ghofar yang rusak akibat ledakan bondet.

Sedangkan, Abdul Ghofar meninggal saat perjalanan menuju puskesmas untuk menjalani perawatan.

Istri dan anak Abdul Ghofar selamat tapi masih dirawat.[tribunnews]
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita