Bentrok Maut 2 Ormas di Cianjur, 5 Orang Jadi Tersangka
logo

27 September 2021

Bentrok Maut 2 Ormas di Cianjur, 5 Orang Jadi Tersangka

Bentrok Maut 2 Ormas di Cianjur, 5 Orang Jadi Tersangka


GELORA.CO - Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan mengatakan penyidik telah menetapkan sejumlah tersangka kasus bentrokan ormas di perbatasan Cianjur-Sukabumi, Jawa Barat pada Minggu, 26 September 2021. Bentrokan terjadi antara ormas Pemuda Pancasila (PP) dengan Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten.

“Sudah dimintai keterangan dan ditetapkan lima orang sebagai tersangka,” kata Doni saat dihubungi wartawan pada Senin, 27 September 2021.

Menurut dia, lima orang yang ditetapkan sebagai tersangka merupakan anggota ormas BPPKB Banten. Kini, pihaknya masih memburu dua orang anggota BPPKB Banten yang diduga terlibat bentrokan tersebut dan sudah teridentifikasi.

“Kami terapkan Pasal 170 KUHP, melakukan kekerasan secara bersama-sama terhadap orang dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Polres Cianjur amankan barang bukti senjata tajam yang digunakan puluhan anggota dari dua ormas yang terlibat tawuran di perbatasan Cianjur-Sukabumi, tepatnya Kecamatan Gekbrong yang menyebabkan satu orang tewas.

Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan di Cianjur, Minggu, mengatakan bentrok yang terjadi antara ormas BPPKB dan Pemuda Pancasila itu, buntut dari bentrokan sebelumnya di Sumedang.

“Bentrokan menyebabkan anggota Ormas PP tewas dengan luka mengenaskan. Sedangkan markas Ormas BPPKB rusak diamuk masa dan dibakar, kami mengamankan puluhan senjata tajam, kendaraan bermotor dan barang bukti lainnya," kata Doni.

Bentrokan ormas BPPKB merupakan kesekian kalinya. Tahun sebelumnya, ormas yang sama terlibat bentrok dengan ormas lainnya di Sukabumi. Bahkan, ratusan petugas dari dua Polres Sukabumi dan Cianjur dibantu Satuan Brimob sempat dikerahkan karena sama-sama mengerahkan masa.[viva]

close
Subscribe