Anggota Satpol PP Cekik Warga Saat Penertiban PKL di Bogor Minta Maaf
logo

19 September 2021

Anggota Satpol PP Cekik Warga Saat Penertiban PKL di Bogor Minta Maaf

Anggota Satpol PP Cekik Warga Saat Penertiban PKL di Bogor Minta Maaf


GELORA.CO -  Aksi cekik petugas Satpol PP Kabupaten Bogor terhadap warga saat melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Stadion Pakansari berujung damai.

"Iya, sudah (damai dan minta maaf)," singkat Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah saat dikonfirmasi melalui telepon, Minggu (19/9/2021).

Sementara itu, Ihsan Rizaldi, pria berseragam Satpol PP yang ada dalam video mengakui perbuataannya dan sudah meminta maaf. Ia juga siap menerima sanksi atas perbuatannya.


"Saya yang bernama Ihsan Rizaldi Lestaluhu, anggota Satpol PP Kabupaten Bogor menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, atas perilaku saya yang terjadi pada 18 September 2021 di area stadion Pakansari," kata Ihsan dalam video yang diterima detikcom, Minggu (19/9/2021)

Ihsan mengaku siap menerima sanksi karena ulah perbuatannya yang tersulut emosi hingga mencekik warga, saat melakukan penertiban pedagang liar di area Stadion Pakansari.

"Saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan saya dan saya siap menerima sanksi atas prilaku saya tersebut. Sekali lagi saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah saya rugikan oleh prilaku saya," imbuhnya seperti dalam video.

Ihsan Rizaldi sempat beradu mulut dengan seorang pedagang saat melakukan penertiban di kawasan Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor. Diduga karena emosi, Ihsan kemudian mencekik seorang pemuda yang diduga anak dari pedagang yang ditertibkan. Pemuda itu diduga tak terima karena ibunya dihardik petugas dan dagangannya diangkut.

Rekaman Video yang menayangkan arogansi petugas Satpol PP Kabupaten Bogor saat penertiban di Stadion Pakansari viral di media sosial. Dalam video berdurasi 9 detik itu nampak petugas sempat adu mulut dengan pedagang dan mencekik seorang warga.

"Jadi gini ya, pertama rekaman video yang viral itu tidak utuh. Saya kira pasti ada penyebabnya, dan dari informasi juga yang memulai itu ya anak dari pedagang itu," kata Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridhallah kepada detikcom, Minggu (19/9/2021).

"Tapi, tapi apapun itu, tindakan itu tidak pernah dibenarkan dalam Pol PP. Saya akan tetap beri sanksi kepada yang bersangkutan, kita akan proses, kita akan pelajari, nanti kita sanksi sesuai tingkat kesalahannya," imbuhnya.

Selain itu, lanjut Agus Ridhallah, pedagang yang ada dalam video sebenarnya sudah sering mendapat peringatan dari petugas. Namun, pedagang itu tetap berjualan di kawasan Stadion Pakansari yang disebutnya harus steril dari pedagang liar.

"Lagi pula, pedagang itu sebetulnya yah, sudah sering diingatkan, sering kena kalau penertiban, dan kemungkinan hari itu respon si pedagang juga berbeda, sehingga anggota tersulut dan emosi," terang Agus Ridhallah.

"Jadi sebetulnya kawasan Stadion Pakansari itu kan memang steril dari pedagang ya. Apalagi musim pandemi begini, untuk olahraga lari setiap pagi saja ditiadakan, tidak boleh di Pakansari," imbuhnya lagi.(detik)
close
Subscribe