3 Nakes Masih Hilang Usai Teroris KKB Bakar Puskesmas di Pegunungan Bintang
logo

15 September 2021

3 Nakes Masih Hilang Usai Teroris KKB Bakar Puskesmas di Pegunungan Bintang

3 Nakes Masih Hilang Usai Teroris KKB Bakar Puskesmas di Pegunungan Bintang


GELORA.CO - 3 Orang tenaga kesehatan (Nakes) nasibnya belum diketahui usai teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) membakar SD hingga puskesmas di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Ketiganya masih dalam pencarian hingga saat ini.

"Memang benar ada laporan dari Satgas Pengamanan Perbatasan Yonif 403/WP yang saat ini bertugas di Kiwirok, tiga (nakes) belum diketahui keberadaannya," kata Dandrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan di Jayapura, Selasa (14/9/2021).

3 Nakes yang hilang itu ialah Kristina Sampe Tonapa (perempuan 32 tahun), Gabriela Mai Lani (perempuan 22 tahun), dan Geral Sukoi (laki-laki 28 tahun). Ketiganya diduga melarikan diri ke pegunungan saat teroris KKB Papua membakar puskesmas dan fasilitas rumah dinas mereka pada Senin (13/9) lalu.

saat kejadian itu, mereka mencoba menyelamatkan diri, kita akan memperhitungkan keadaan taktis, medan untuk lakukan pencarian, karena sangat rawan di sana," ungkap Brigjen Izak.

Izak mengungkapkan, jumlah nakes yang bertugas di Puskesmas Kiwirok ada 11 orang, dimana 8 orang berhasil diamankan di Pos TNI Kiwirok saat insiden pembakaran terjadi.

Dari 8 nakes yang diselamatkan, 3 orang di antaranya mengalami luka-luka seperti luka memar di wajah dan luka tusuk di kemaluan dan paha kanan.

"Tiga tenaga medis ini ada yang kena panah di rusuk, kondisi stabil, satu korban perempuan mereka tusuk pahanya pakai sangkur dan satu lagi dipukul hingga babak belur," ungkapnya.

Saat ini aparat gabungan TNI-Polri masih mengejar teroris KKB yang melarikan diri usai melakukan aksi pembakaran. Teroris KKB yang melakukan pembakaran dan penyerangan nakes ini dipimpin Lamek Taplo.

"Target pengejaran kita hancurkan mereka, karena sudah nyata-nyata mereka menghambat pembangunan dengan membakar gedung pemerintah dan bank daerah di Kiwirok," tegasnya.

"Untuk memajukan Papua kita butuh generasi Papua yang cerdas, tapi mereka bakar sekolah. Kita butuh kesehatan, tapi mereka bakar fasilitas di sana. Maka tak ada kata lain, kelompok teroris Lamek Taplo kita kejar dan tumpas mereka," pungkasnya.(RMOL)