Survei Indikator: Kepuasan dan Kepercayaan terhadap Jokowi Menurun
logo

25 Agustus 2021

Survei Indikator: Kepuasan dan Kepercayaan terhadap Jokowi Menurun

Survei Indikator: Kepuasan dan Kepercayaan terhadap Jokowi Menurun


GELORA.CO - Lembaga survei Indikator kembali meminta pandangan respondennya soal kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hasilnya, mayoritas responden masih puas atas kinerja Jokowi, tetapi angkanya mengalami tren penurunan.

Survei dilakukan pada 30 Juli-4 Agustus 2021. Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Total responden sebanyak 1.220 orang. Sementara kesalahan margin of error sekitar 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka.

Dalam rilis pada Rabu (25/8/2021), Indikator bertanya kepada responden seberapa puas terhadap kerja Jokowi dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden.

Berikut ini hasil dari pertanyaan tersebut:

Jokowi
Sangat puas: 8,1 persen
Cukup puas: 51,2 persen
Kurang puas: 31,4 persen
Tidak puas sama sekali: 7,1 persen
Tidak tahu/tidak jawab: 2,1 persen

Ma'ruf Amin
Sangat puas: 3,6 persen
Cukup puas: 39,8 persen
Kurang puas: 38,9 persen
Tidak puas sama sekali: 11,8 persen
Tidak tahu/tidak jawab: 6,2 persen

"Sekitar 59,2% merasa sangat puas/puas dengan kerja Joko Widodo sebagai Presiden," kata Direktur Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi.

Indikator memaparkan tren kepuasan responden terhadap kinerja presiden. Dari dua survei sebelumnya, angka ini mengalami penurunan. Berikut ini hasilnya:

Februari 2021: 63 persen
April 2021: 64 persen
Juli 2021: 59 persen

"Kepuasan terhadap kinerja Presiden cenderung menurun," ujar Burhanuddin Muhtadi.

Kepuasan terhadap kinerja Presiden dalam menangani pandemi juga menurun. "Kepuasan cenderung menurun dibanding tiga bulan lalu," demikian bunyi temuan Indikator.

Begitu juga kepuasan terhadap kinerja pemerintah pusat dalam menangani penyebaran pandemi, angkanya menurun.

Kepuasan pada pemerintah pusat dalam mencegah penyebaran COVID:

September 2020
Puas: 66,3%
Kurang Puas: 33%
Tidak Tahu/Tidak Jawab: 0,7%

April 2021
Puas: 65,7%
Kurang Puas: 32,6%
Tidak Tahu/Tidak Jawab: 1,7%

Juli 2021:
Puas: 56,2%
Kurang Puas: 41,4%
Tidak Tahu/Tidak Jawab: 2,4%

Selain itu, kepercayaan terhadap kemampuan Presiden mengatasi pandemi menurun. Indikator bertanya kepada responden apakah sangat tidak percaya atau sangat percaya akan kemampuan Presiden Jokowi menangani COVID-19.

"Terkait dengan wabah virus corona (Covid-19), apakah Ibu/Bapak sangat tidak percaya, tidak percaya, biasa saja, cukup percaya atau sangat percaya bahwa Presiden Joko Widodo bisa bekerja secara baik dalam mengatasi masalah tersebut?" demikian pertanyaan Indikator.

Berikut ini hasil dari pertanyaan tersebut:

Sangat tidak percaya: 1,4 persen
Tidak percaya: 16,7 persen
Biasa saja: 24,0 persen
Cukup percaya: 47,4 persen
Sangat percaya: 6,9 persen
TT/TJ: 3,6 persen

"Mayoritas 54,3% cukup/sangat percaya bahwa Presiden Joko Widodo bisa bekerja secara baik dalam mengatasi masalah tersebut," kata Direktur Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi.

Indikator memaparkan tren kepercayaan pada kemampuan presiden dalam mengatasi pandemi. Tren ini diambil dari Mei 2020 hingga Juli 2021. Berikut ini hasilnya:

Mei 2020: 67,7 persen
Juli 2020: 60,9 persen
September 2020: 60,7 persen
April 2021: 56,5 persen
Juli 2021: 54,3 persen

"Kepercayaan pada kemampuan presiden dalam menangani COVID-19 cenderung menurun," ujar Burhanuddin Muhtadi. (detik)