PDIP Bersikeras Perjuangkan Interpelasi Anies Meski 73 Anggota Dewan Menolak
logo

29 Agustus 2021

PDIP Bersikeras Perjuangkan Interpelasi Anies Meski 73 Anggota Dewan Menolak

PDIP Bersikeras Perjuangkan Interpelasi Anies Meski 73 Anggota Dewan Menolak


GELORA.CO - Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, mengatakan pihaknya bersikeras mengajukan interpelasi meski Gerindra mengklaim 73 anggota DPRD menolak. 

Apa alasan PDIP bersikeras mengajukan interpelasi terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan?

"Betul (akan tetap perjuangkan interpelasi), kami berharap tahun 2022 dijadikan tahun pemulihan, akibat pandemi COVID-19 dan mengesampingkan program yang tidak prioritas," kata Gembong kepada wartawan, Sabtu (28/8/2021).

Gembong menjelaskan alasannya tetap kekeh mengajukan interpelasi terhadap Anies. Dia mengaku heran dengan pemikiran Pemprov DKI yang masih memaksa gelaran Formula E di tengah situasi pandemi saat ini.


"Pertanyaannya apakah dalam situasi pandemi ini gelaran Formula E dibutuhkan rakyat Jakarta? Kenapa tidak ditunda tahun 2023? Di saat situasi jakarta yang belum pulih, rasanya kok tidak elok pemprov euforia menggelar balapan Formula E," ucapnya.

Gembong juga menyebut biaya Formula E yang mencapai triliunan rupiah malah berpotensi merugikan keuangan daerah hingga Rp 106 miliar rupiah. Atas dasar itu, Gembong menegaskan pihaknya tetap memperjuangkan interpelasi terhadap Anies.


"Yang menghabiskan dana APBD triliunan rupiah, berdasarkan rekomendasi BPK, gelaran Formula E yang akan dilaksakan tahun 2022 berpotensi merugikan keuangan daerah sebesar Rp 106 miliar, ini rekomendasi auditor negara loh," ujarnya.

Gembong masih meyakini anggota DPRD DKI Jakarta di luar pengusul interpelasi bisa sependapat dengan dirinya. Dia yakin anggota DPRD lainnya akan mendengarkan suara rakyat.

"Saya masih yakin bahwa di luar 2 fraksi pengusul, pada saatnya nanti ada anggota fraksi lain yang putar haluan menyetujui interpelasi ini. Sebagai anggota dewan saya yakin, mereka akan mendengar suara rakyat," tuturnya.(detik)