Ledakan Bandara Kabul: Korban Tewas Menjadi 175 Orang, Termasuk Dua Warga Inggris
logo

28 Agustus 2021

Ledakan Bandara Kabul: Korban Tewas Menjadi 175 Orang, Termasuk Dua Warga Inggris

Ledakan Bandara Kabul: Korban Tewas Menjadi 175 Orang, Termasuk Dua Warga Inggris


GELORA.CO - Jumlah warga Afghanistan yang tewas dalam pemboman bandara Kabul telah meningkat menjadi 175, salah satu korban tewas tertinggi di negara itu dalam serangan teror.

Selain menewaskan 13 tentara AS, serangan teroris  di luar Bandara Internasional Hamis Karzai Kabul pada Kamis (26/8) turut menewaskan dua warga negara Inggris bersama seorang anak.


Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab menginformasikan berita duka itu pada Jumat (27/8). Ia menyampaikan duka cita dan kekecewaan yang mendalam.

“Ini adalah orang-orang yang tidak bersalah dan merupakan tragedi ketika mereka berusaha membawa orang yang mereka cintai ke tempat yang aman di Inggris, mereka dibunuh oleh teroris pengecut,” kata Raab, seperti dikutip dari Reuters.

“Dua warga negara Inggris lainnya terluka dalam serangan itu,” tambahnya.

Serangan bandara Kabul pada Kamis, yang menewaskan sedikitnya 100 orang termasuk 13 tentara AS diklaim oleh militan Negara Islam. Afiliasi Negara Islam Afghanistan, ISIS-Khorosan atau ISIS-K, telah muncul sebagai musuh Barat dan Taliban.

“Serangan tercela kemarin menggarisbawahi bahaya yang dihadapi orang-orang di Afghanistan dan memperkuat mengapa kami melakukan semua yang kami bisa untuk mengeluarkan orang," katanya.

Menteri Pertahanan Ben Wallace mengatakan sebelumnya pada hari Jumat bahwa Inggris tidak akan menerima lebih banyak orang untuk penerbangan keluar dari Kabul di luar mereka yang sudah berada di dalam bandara.

Wallace mengatakan Inggris sedang mempersiapkan 1.000 orang terakhir. Operasi di bandara Kabul itu tinggal 'beberapa jam lagi' untuk diselesaikan ketika bom meledak.(RMOL)