Ini 7 Kejadian Unik dan Bersejarah Saat Presiden Jokowi Berkunjung di Kaltim
logo

25 Agustus 2021

Ini 7 Kejadian Unik dan Bersejarah Saat Presiden Jokowi Berkunjung di Kaltim

Ini 7 Kejadian Unik dan Bersejarah Saat Presiden Jokowi Berkunjung di Kaltim


GELORA.CO - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Timur (Kaltim) Selasa, (24/8/2021). Dua wilayah yang ia datangi ialah Samarinda dan Balikpapan.

Untuk di Samarinda, Presiden Jokowi meninjau langsung kegiatan vaksinasi di SMP Negeri 22 Samarinda. Sedangkan di Balikpapa, Presiden Jokowi juga meninjau kegiatan vaksinasi di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome, lalu meresmikan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) Seksi I dan V.

Dalam kunjungan yang Jokowi lakukan, terdapat beberapa cerita menarik dan patut untuk disimak. Mulai antusiasme masyarakat Samarinda menyambut kehadiran orang nomor satu di Indonesia, sampai beberapa kejadian unik lainnya. Seperti apa? Silahkan diperhatikan dengan baik yah!

1. Pembenahan mendadak yang dilakukan Pemkot Samarinda

Kehadiran Presiden Jokowi tentu mengundang perhatian semua orang. Dari masyarakat sampai kalangan pejabat bersiap diri untuk menyambut Jokowi.

Hanya saja ada beberapa hal yang disorot oleh masyarakat Samarinda. Yup, pembenahan kota yang dilakukan oleh Pemkot Samarinda.

Beberapa ruas jalan yang dilewati Presiden Jokowi, sebelumnya mengalami kerusakan yang cukup parah. Beberapa ruas nampak berlubang, dan tentunya membuat masyarakat resah.

Kehadiran Presiden Jokowi membuat keresahan warga Samarinda hilang akan hal tersebut. Pasalnya, ibaratkan sulap yang dilakukan para pesulap, ruas jalan tersebut langsung diperbaiki, dan lubang-lubang pun ditutupi.

Tak hanya jalan, kebersihan dan keindahan Pasar Segiri juga diperhatikan. Padahal biasanya, pasar ini nampak semrawut dan kurang tertata.

Penyemprotan jalan juga dilakukan oleh Damkar Samarinda. Hal itu dilakukan untuk membersihkan sisa-sisa kotoran pasir dan becek akibat aktivitas pasar yang sangat padat.

Kemudian, pengecatan median jalan, alias trotoar juga dilakukan. Berdasarkan video yang viral di media sosial, nampak para pengecat rela melakukan tugasnya hingga dini hari.

2. Seorang bocah bernama Amar yang rela berkerumun karena ingin lihat Presiden

Amar merupakan salah satu bocah asal Samarinda. Mendengar Presiden Jokowi ingin berkunjun ke kota tempat ia dibesarkan, dirinya pun senang.

Tapi sayang, ia harus rela ikut berdesak-desakan bersama warga lainnya demi melihat sang presiden lewat.

Salah satu warga Jalan Arjuna, Kampung Jawa, Samarinda Ulu, Imam mengatakan alasan dirinya ikut menyambut Jokowi lantaran anaknya yang bernama Amar, merasa penasaran dengan sosok orang nomor satu di Indonesia itu.

"Kebetulan kakaknya Amar juga sedang divaksin di SMP 22. Ingin melihat Presiden katanya. Kalau saya biasa saja," ujar Imam, ayah dari Amar, disadur dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Selasa (24/8).

3. Usai tinjau vaksinasi di SMPN 22 Samarinda, Presiden Jokowi bagi-bagi baju

Setelah meninjau langsung acara vaksianasi di SMP Negeri 22 Samarinda, mantan Wali Kota Solo periode 2012-2014 ini membagikan baju kepada masyarakat Samarinda.

Bagi-bagi baju itu ia lakukan dengan cara menitipkan kepada salah satu petugas, dan dilemparkan kepada masyarakat. Kerumunan akibat itu pun tak terelakkan.

Tapi tetap, antusiasme masyarakat akan itu tak berkurang. Ada yang merasa senang. Ada pula yang merasa sedih karena tidak dapat.

Salah satu warga yang telah menanti kedatangan presiden dari pukul 09.00 wita tadi mengatakan, sangat kecewa karena tidak mendapatkan baju dari Presiden Jokowi.

"Kecewa banget ini saya sudah lama menunggu tapi malah gak dapat baju," ungkap Endang.

Berbanding tebalik, salah satu warga bernama wira sangat bahagia walaupun tidak bisa bersalaman dengan sang presiden. Dirinya sangat bersyukur bisa mendapatkam baju yang dibagikan oleh Presiden Jokowi.

"Ini bahagia sekali mas, walaupun tidak bisa bersalaman dengan Pak Presiden, saya dapat baju yang dilemparkan itu," imbuhnya.

4. Rombongan Paspampres disalip ambulans

Saat rombongan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) berada di Jalan DI Panjaitan, nampak sebuah ambulans melaju kencang membunyika sirine.

Untuk diketahui ambulans tersebut membawa pasien kritis akibat penurunan hemoglobin. Dengan sigap, sang sopir mengemudikan ambulans untuk menyelamatkan sang pasien.

Ambulans tersebut berada di kerumunan Paspampres yang mengawal Presiden Jokowi. Siapa sangka, sang presiden memberikan jalan kepada ambulans tersebut. Begitu pun dengan rombongan lainnya.

Aksi ini tuai pujian warganet Samarinda. Mereka mengagumi sosok Presiden Jokowi yang membukakan jalan, dan para rombongan Paspampres yang melakukan hal senada.

"Bagus respon pengawalx semua, ngutamakan keselamatan org.," terang warganet.

"Kereennnn.. Presiden aja ngalah sama ambulance, yg menghalangi apalgi yg marah2, siapa looo?," ujar yang lain.

"Ngeliat gini miris ama orang2 songong yang kalo ambulance lewat gak minggir," tambah mereka.

"Respect... Paspampres," ucapnya.

"Presiden n rombongan aja kasih jalan ke ambulans yang lewat," timpal yang lain.

"Yg biasa halangi jalan ambulance. Gk malukah sama R1 kah. Yg ngasih jaln .. Semoga selamat pasien diambulance," sahut yang lain.

"wah... Semoga sehat terus lah yang sopir... Dan lancar rezekinya," tandasnya.

5. Peresmian Tol Balsam Seksi I dan V, yang merupakan jalan tol pertama di Kalimantan

Presiden Jokowi meresmikan Tol Balsam Seksi I dan V Selasa (24/8) kemarin. Peresmian tersebut menjadi momen bersejarah karena tol itu merupakan tol pertama di Kalimantan.

Ruas jalan tol sepanjang 97,3 KM itu rampung dan menjadi raihan tersendiri bagi Presiden Jokowi. Alasannya, karena pemerintah menginginkan adanya pembangunan infrastruktur merata di seluruh penjuru Indonesia.

"Ini capaian yang patut kita syukuri. Karena kita ingin pembangunan infrastruktur itu tak hanya terpusat di Jawa saja atau di Sumatera saja," jelasnya.

6. Jokowi tinjau langsung sodetan akses menuju IKN

Presiden Jokowi juga meninjau langsung sodetan akses jalan menuju kawasan ibu kota negara (IKN) di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa (24/8/2021).

Sodetan akses tersebut berlokasi di Jalan Tol Balsam KM 14, yang dilalui Jokowi dalam perjalanan dari Kota Tepian menuju Kota Minyak.

"Kita melihat ini melihat lebih detail lagi karena untuk membangun ibu kota baru yang paling penting adalah infrastruktur menuju ke sana dulu untuk nanti membawa logistik," ujar Jokowi, disadur dari Suara.com, Selasa (24/8/2021). 

Dalam peninjauan tersebut, Jokowi didampingi Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Ketiganya nampak berdiskusi seraya memperhatikan peta dan meninjau langsung dengan teropong.

"Tadi saya dengan Pak Menhan dengan Pak Menteri PUPR untuk melihat secara detail juga. Tadi kita diskusi mengenai kira-kira di mana pelabuhan, di mana airport. Kalau kita melihat ke lapangan seperti ini akan lebih mudah. Itu saja," lanjutnya.

Menhan Prabowo Subianto menyampaikan saran kepada Jokowi, lokasi IKN merupakan lokasi yang strategis. Ia menjelaskan, harus ada keberanian memindahkan ibu kota. Agar bisa memisahkan pusat pemerintahan dari pusat ekonomi.

"Kita harus ada keberanian untuk memindahkan ibu kota, memisahkan pusat pemerintahan dari pusat keuangan, perdagangan, industri," ucapnya.

7. Pengakuan Isran Noor yang sudah menerima vaksin booster dan Andi Harun yang menunggu vaksin ketiga

Sebuah video memperdengarkan obrolan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama beberapa pejabat tentang vaksin dosis ketiga viral dan mendadak jadi sorotan publik.

Momen tersebut terekam saat Presiden Jokowi bersama Menhan Prabowo, Panglima TNI, Kapolri, Gubernur Kaltim, dan Wali Kota Samarinda  meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di SMPN 22 Kota Samarinda.

Video itu sebelumnya sempat diunggah di kanal Youtube Sekretariat Presiden, namun kini telah dihapus.

Dari obrolan yang terekam, terdengar sejumlah pejabat yang mengaku telah menerima suntikan vaksin dosis ketiga atau booster vaksin.

Gubernur Kaltim Isran Noor bahkan menyebut dirinya sudah menerima vaksin booster. Sedangkan Wali Kota Samarinda Andi Harun menyebut dirinya sedang menunggu kedatangan Vaksin Nusantara.

Di video itu juga, orang nomor satu di Kota Tepian itu mengatakan dirinya sudah mendapatkan dua suntikan vaksin dan berencana mendapat Vaksin Nusantara.

Presiden Jokowi menanggapi hal tersebut dengan sedikit bercanda, ia menyebut Wali Kota Samarinda itu tampak sangat segar. 

"Oh, pantes segar benar. Mendahului kita ini Pak Wali Kota," kata Jokowi sembari tertawa kecil, disadur dari Suara.com, Rabu (25/8/2021).

Presiden Jokowi kemudian bertanya apakah Wali Kota Andi Harun sudah mendapat Vaksin Nusantara sebagai dosis ketiga. Andi lantas mengaku belum dan menegaskan bahwa dirinya sedang menunggu vaksin tersebut.

"Pada enggak ngajak-ngajak kita ya," sindir Jokowi.

Tak berselang lama,Isran Noor juga menyebut dirinya telah menerima vaksin booster.

"Saya juga sudah booster, tapi Moderna," pungkasnya dalam video tersebut.

Itu dia beberapa momen unik, berkenang dan tentunya bersejarah. Apakah kamu juga terlibat di beberapa moment kunjungan Presiden Jokowi di Kaltim?