Hasil Survei COPS, Elektabilitas Anies Baswedan Disalip AHY
logo

21 Agustus 2021

Hasil Survei COPS, Elektabilitas Anies Baswedan Disalip AHY

Hasil Survei COPS, Elektabilitas Anies Baswedan Disalip AHY


GELORA.CO - Bursa calon presiden yang diidamkan masyarakat menuju Pilpres 2024 bergerak dinamis. Sejumlah tokoh menunjukkan tren kenaikan, sementara beberapa lainnya tercatat menurun.

Direktur Eksekutive Citra Opini Polling Study (COPS) Alamyah Wijaya mengatakan, elektabilitas yang paling menyita perhatian adalah Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

Dalam survei COPS yang terbaru, AHY catatkan elektabilitas 7,1 persen dan untuk kali pertama unggul di atas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (4,8 persen).

"Sementara posisi teratas masih diisi nama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan angka 9,9 persen," ujar Alamsyah dalam survei COPS tentang dinamika elektoral tokoh, politisi, pejabat negara yang berpotensi menjadi Capres 2024 serta partai politik, Jumat (20/8).

Survei dilakukan pada 1-13 Agustus 2021 dengan melibatkan 1.668 responden yang sudah memiliki hak pilih pada Pemilu 2024. Margin of error yang dipakai kurang dari 2,4 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Adapun peringkat survei tersebut mencatatkan elektabilitas Prabowo Subianto (9,9 persen), Ketua DPR RI Puan Maharani (9,3 persen), Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (8,4 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (7,1 persen) dan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo (6,8 persen).

Berikutnya KSP Moeldoko (5,5 persen), Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (5,1 persen), Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (4,8 persen), Anies Baswedan (4,4 persen), Menteri Parekraf Sandiaga Uno (4,1 persen), Ketua DPD RI La Nyalla Mataliti (3,8 persen), Budiman Sudjatmiko(3,6 persen) dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (3,2 persen).

Selanjutnya, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (2,2 persen), mantan Ketua Umum PSI Grace Natalie (2,1 persen), menteri BUMN Erick Thohir (1,6 persen) dan Ketua Umum Prima Agus Jabo Priyono (1,2 persen).

"Sementara masih ada undecided voters atau yang masih belum menentukan pilihan (16,9 persen)," demikian Alamsyah.[rmol]