Gus Umar Bingung, M. Kece dan Yahya Waloni Berhasil Ditangkap: Tapi Kok Buzzer ‘Kebal’ Hukum?
logo

27 Agustus 2021

Gus Umar Bingung, M. Kece dan Yahya Waloni Berhasil Ditangkap: Tapi Kok Buzzer ‘Kebal’ Hukum?

Gus Umar Bingung, M. Kece dan Yahya Waloni Berhasil Ditangkap: Tapi Kok Buzzer ‘Kebal’ Hukum?


GELORA.CO - Tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Umar Hasibuan alias Gus Umar mengaku senang dua orang penista agama yakni Muhammad Kece dan Muhammad Yahya Waloni berhasil ditangkap polisi.

Namun, di sisi lain dirinya juga merasa bingung mengapa orang-orang yang terus mendukung sebuah kepentingan (buzzer) di media sosial terus berkeliaran dan seperti tidak pernah ditindak oleh pihak kepolisian.

Hal tersebut diungkapkannya lewat akun Twitter pribadi miliknya yakni @Umar_Hasibuan_ pada Kamis (26/8/2021).

"Okelah penista agama ditangkap baik Yahya waloni atau kece. Tapi kenapa buzzer tak tersentuh hukum? Why?,” tulis Gus Umar.

Seperti diketahui bahwa pihak kepolisian berhasil menangkap dua orang yang diduga telah melakukan penistaan agama yakni Muhammad Kece dan juga Yahya Waloni di waktu yang berdekatan.

Pertama, Youtuber Muhammad Kece telah resmi ditangkap oleh Bareskrim Polri pada Rabu (25/8/2021) setelah yang bersangkutan diduga melakukan penistaan agama.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto mengatakan bahwa Muhammad Kece telah berhasil diamankan di Bali dan kemudian ia akan dibawa ke Bareskrim Polri, Jakarta Selatan untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

"Sudah ditangkap di Bali, hari ini akan dibawa ke Bareskrim," ujar Agus Andrianto ketika dikonfirmasi pada Rabu (25/8/2021).

Sebelumnya Bareskrim Polri juga sudah menaikkan kasus Muhammad Kece ke tingkat penyidikan karena pihak penyidik menganggap telah menemukan cukup bukti pada Selasa (24/8/2021) kemarin.

Kabag Penum Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan bahwa pihaknya memang sudah mempunyai bukti awal yang sekiranya cukup untuk mengubah status menjadi penyidikan atas laporan penistaan agama terhadap Muhammad Kece.

"Penyidik telah menemukan bukti awal yang cukup, sehingga penyidik meningkatkan kasus ini dari penyelidikan ke penyidikan," imbuh Kombes Ahmad.

Kemudian Tim Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri menangkap penceramah Ustaz Yahya Waloni, di rumahnya, kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (26/8/2021).

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono mengungkapkan pria bernama lengkap Yahya Yopie Waloni itu diamankan sebelum magrib tadi.

"Ya betul (ditangkap). Tadi sore sekitar jam 17.00 WIB di rumahnya," ucap Argo, Kamis (26/8/2021).

Argo menambahkan, penceramah yang kerap melontarkan pernyataan kontroversial melalui dakwahnya itu pasrah saat ditangkap. "Kooperatif," pungkasnya.

Kabar penangkapan Ustaz Yahya Waloni juga telah dikonfirmasi oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono.

"Ya benar (ustaz Yahya Waloni ditangkap)," timpal Rusdi, Kamis. (poskota)