Pesan Haru Mbak You Sebelum Wafat: Perkecil Egomu, Syukuri Apa yang Tuhan Berikan
logo

1 Juli 2021

Pesan Haru Mbak You Sebelum Wafat: Perkecil Egomu, Syukuri Apa yang Tuhan Berikan

Pesan Haru Mbak You Sebelum Wafat: Perkecil Egomu, Syukuri Apa yang Tuhan Berikan


GELORA.CO - Peramal kondang, Mbak You dikabarkan meninggal baru-baru ini. Sebelum wafat, paranormal kontroversial ini sempat mengunggah sebuah video di media sosial Instagram pribadinya.

Dilihat dari unggahan videonya itu, Kamis 1 Juli 2021, Mbak You sedang berlibur ke Yogyakarta. Ia menunjukkan, makanan yang ia santap di tengah-tengah pemandangan yang sejuk dan asri.

Dalam video itu, Mbak You mengenakan pakaian berwarna kuning. Ia pun mengaku mensyukuri apa yang Tuhan berikan.

“Bahagia itu bagaimana cara mu mensyukuri rasa dan ikhlas jalani. Perenungan dan ketenangan diri, memahami skenario gusti, kadang bahagiamu menumbuhkan sifat bijakmu, syukuri apa yang Tuhan berikan,” ujar Mbak You.

Adapun dalam narasi unggahan videonya itu, Mbak You membahas tentang perenungan diri hingga mengikhlaskan semuanya membuat dia bahagia.

“Syukuri, nikmati, perkecil keluhanmu dan perbaiki keadaan mu. Dengan perenungan diri, perkecil ego mu dan kendalikan emosimu. Kecewa dan sakit hati pasti ada, ikhlaskan semua buat sederhana hatimu agar lebih bermakna bahagia,” ucapnya.

Diketahui, Mbak You baru-baru ini dikabarkan meninggal dunia. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit namun sayang nyawa paranormal kenamaan itu tak tertolong.

Kabar meninggalnya Mbak You tersebut diungkapkan oleh salah satu karyawannya, Adi.

“Gue konfirmasi mbak you betul meninggal barusan, di RS Premiere Bintaro. Kira-kira dia dilarikan ke rumah sakit satu jam yang lalu lah,” ujar Adi kepada awak media, Kamis 1 Juli 2021 seperti dikutip dari Suara.com.

Akan tetapi, hingga saat ini Adi belum mengetahui persis penyebab meninggalnya atasannya itu. Sebab, pihak rumah sakit belum menyampaikan pernyataan resmi.

“Kalau penyebab kematiannya gue belum dapet rilis resmi dari RS premier bintaro apakah covid atau penyakit bawaan lainnya,” ujarnya. (*)