Noraknya Atlet Israel Rusak Kasur di Kampung Olimpiade Tokyo Bikin Geram Warga Jepang
logo

31 Juli 2021

Noraknya Atlet Israel Rusak Kasur di Kampung Olimpiade Tokyo Bikin Geram Warga Jepang

Noraknya Atlet Israel Rusak Kasur di Kampung Olimpiade Tokyo Bikin Geram Warga Jepang


GELORA.CO - Warga Jepang dibuat geram dengan ulah atlet Israel dalam Olimpiade Tokyo 2020. Atlet Israel ini membuat video lucu-lucuan tapi endingnya malah tidak lucu.

Dalam sebuah video yang viral di media sosial, sebanyak sembilan atlet Israel nampak membuat video lucu yang merusak kasur khusus para atlet di Kampung Olimpiade.

Dalam video itu sembilan atlet Israel melompat-lompat di atas kasur hingga menyebabkan kasur--berbahan kardus--tersebut rusak. Video lalu diunggah oleh salah satu atlet bisbol Israel, Ben Wanger di akun TikTok-nya.

Alasan Wanger membuat konten itu untuk menguji kekuatan kasur yang disebut sebagai kasur anti-seks tersebut. Rumor di dunia maya menyebut, kasur itu hanya mampu menahan beban satu orang atlet saja.

Oleh sebab itu, Wanger yang mendapat banyak petanyaan soal kasur tersebut lantar mencoba membuktikannya.

"Mendapat banyak pertanyaan soal tempat tidur di kampung Olimpiade, jadi hari ini kita akan memeriksa dan melihat berapa banyak orang Israel yang diperlukan untuk merusak salah satu tempat tidur kardus ini," kata Wanger, Jumat (30/07/2021).

Ia akhirnya bersama sembilan atlet lain melompat ke tempat tidur, kemudian menambah jumlah orang sedikit demi sedikit. Ranjang itu rusak ketika sembilan orang melompat pada saat yang bersamaan.

Video itu kemudiang diunggah ke TikTok dan membuat amarah warga Jepang tak terbendung. Mereka menilai apa yang dilakukan para atlet Israel tersebut sungguh norak.

"Saya tidak mengerti mengapa ada orang yang menghancurkan sesuatu milik orang lain," kata yang lain.

"Sama sekali tidak lucu. Sebagai orang Jepang, itu membuatku sangat sedih," kata salah satu komentar di internet.

Usai video itu membuat marah warga Jepang, Wanger langsung meminta maaf dan menghapus kontennya.

"Saya benar-benar ingin meminta maaf kepada siapa pun yang tersinggung dengan video ini," kata Wanger dalam klip video yang dikirim ke media Jepang oleh Komite Olimpiade Israel, disitat Kyodo News.

"Kami tidak bermaksud tidak hormat dan hanya ingin memamerkan betapa efektif dan kokohnya tempat tidur di kampung Olimpiade," ujarnya.

"Kami benar-benar menikmati tidur di tempat tidur ini dan berpikir itu adalah pilihan yang bagus dan berkelanjutan untuk Olimpiade di masa depan," kata Wanger. [suara]