Melihat Bedeng 'Mewah', Hunian WNA China di Area Tambang Emas Sukabumi
logo

16 Juli 2021

Melihat Bedeng 'Mewah', Hunian WNA China di Area Tambang Emas Sukabumi

Melihat Bedeng 'Mewah', Hunian WNA China di Area Tambang Emas Sukabumi


GELORA.CO - Sebuah bedeng mirip vila berdiri di kawasan perbukitan area tambang di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Tidak seperti bedeng pada umumnya, hunian yang ditempati 4 Warga Negara Asing (WNA) asal China itu terlihat lebih mewah.

Ada sekitar 6 kamar di bedeng berbentuk panggung tersebut. Di masing-masing kamar terdapat sebuah kasur empuk. Kamar tersebut juga terkoneksi dengan sebuah ruangan terbuka mirip gazebo.

Di ruangan terbuka itu terlihat dua krat botol minuman beralkohol yang sudah dalam keadaan kosong. Nyaris seluruh bangunan dibuat dari bambu bahkan di dalam ruangan kamar lantainya beralaskan bilik bambu bermotif.

Petugas Kantor Imigrasi Klas II Non TPI Sukabumi hari ini menemukan 4 orang WNA asal China dan 1 orang asal Malaysia di area pertambangan tersebut. Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Kantor Imigrasi Sukabumi Taufan sempat mengumpulkan para WNA di ruangan terbuka di dekat bedeng.

"Tolong kamu matikan rokok," tegas Taufan saat melihat salah seorang WNA menghisap rokok di depannya.

Kepada detikcom, Taufan belum bisa memastikan sudah berapa lama WNA China tersebut berada di lokasi tersebut. "Belum kita pastikan, masih kita periksa," kata Taufan, Kamis (15/7/2021).

Sebelumnya Taufan juga belum bisa memastikan apakah para WNA China itu terlibat aktivitas pertambangan di area tersebut.

"Untuk melihat apakah mereka terlibat di pertambangan fakta yang kita lihat mereka tidak sedang melakukan aktivitas pertambangan namun mereka memang berada di lokasi pertambangan," ujar Taufan.

Diberitakan sebelumnya, pekerja WN China berlarian dan ngumpet di semak-semak saat kedatangan petugas Imigrasi Sukabumi ke area tambang emas Kampung Cijiwa, Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.

Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Kantor Imigrasi Sukabumi Taufan langsung menghentikan langkah para WNA tersebut dan membawanya ke tempat mereka tinggal di kawasan tersebut.

Pantauan detikcom, total ada 4 orang TKA yang ditemukan berusaha melarikan diri.

"Heh kamu berhenti-berhenti," teriak Taufan, yang kemudian kembali berbicara menggunakan bahasa asing ia juga meminta paspor mereka. Empat orang tersebut kemudian dibawa ke pemukiman semacam bedeng di lokasi itu. Petugas kembali menemukan 1 orang WNA.

"Kami tim dari Kantor Imigrasi Klas II Non TPI Sukabumi bersama Polres Sukabumi menggelar operasi mandiri didaerah simpenan. Disini kami mendapat informasi dari masyarakat terdapat kegiatan WNA dari China. Ini merupakan tindak lanjut dari laporan tersebut," kata Taufan, Kamis (15/7/2021). [detik]