90 Persen Wilayah di Jatim Zona Merah

90 Persen Wilayah di Jatim Zona Merah

Gelora Media
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Per Selasa (20/7), sebanyak 33 kabupaten/kota di Jawa Timur dinyatakan sebagai zona merah. Artinya, ada lebih dari 90 persen wilayah di Jatim zona merah.

Daerah-daerah itu adalah Surabaya, Sidoarjo, Banyuwangi, Jember, Kota Malang, Gresik, Jombang, Ponorogo. Kemudian Magetan, Trenggalek, Nganjuk, Tuban, Malang, Bangkalan, Pacitan, dan Tulungagung.

Selain itu, Kabupaten Trenggalek, Ngawi, Lumajang, Situbondo, serta Probolinggo. Lalu Kabupaten Pacitan, Lamongan, Mojokerto, Bojonegoro, Bondowoso, dan Sumenep. Kemudian Kota Madiun, Kota Blitar, Kota Mojokerto, Kota Pasuruan, Kota Batu, Kota Kediri.

Sementara itu, ada 5 wilayah masuk zona oranye. Yakni Sampang, Pamekasan, Kota Probolinggo, Kota Blitar dan Sumenep.

Juru bicara satuan tugas Covid-19 Jawa Timur Makhyan Jibril menjelaskan, memang terdapat 33 kab/kota di Jatim yang masuk zona merah. ”Berdasar penilaian mingguan satgas pusat dengan 15 indikator, Jatim per Selasa (20/7) ada 33 kabupaten/kota zona merah dengan 5 kabupaten/kota zona oranye,” papar Jibril.

Dia menjelaskan, peta zonasi merah itu berdasar 15 indikator epidemiologi yang dihitung mingguan. ”Dalam 1 minggu terakhir kasus naik signifikan. Salah satu penyebabnya adalah sampel yang diperiksa naik 3 kali lipat,” terang Makhyan Jibril.

Dari peningkatan kasus itu, menurut dokter muda lulusan S2 di bidang healthcare internshio di King College University, London, itu berharap agar perpanjangan PPKM darurat sampai 26 Juli dapat membuat penurunan kasus Covid-19.

”Angka itu kan dihitung day by day. kasus tanggal 14 Juli ada 8.230. Beberapa hari terakhir ini 4–5 ribu,” ujar Makhyan Jibril.

Dia juga berharap agar penanganan Covid-19 konsisten dan bisa memutus mata rantai Covid-19 di Jawa Timur.[jawapos]
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita