Pegawai KPK Protes Generasi Muda NU, Tak Terima Disebut Berafiliasi Ikhwanul Muslimin
logo

2 Juni 2021

Pegawai KPK Protes Generasi Muda NU, Tak Terima Disebut Berafiliasi Ikhwanul Muslimin

Pegawai KPK Protes Generasi Muda NU, Tak Terima Disebut Berafiliasi Ikhwanul Muslimin


GELORA.CO - Generasi Muda NU dihujat habis-habisan lantaran mengaitkan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) KPK dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Ikhwanul Muslimin (IM).

Generasi Muda NU seolah mengisyaratkan bahwa 75 pegawai KPK yang tidak lulus TWK merupakan kader partai yang berafiliasi dengan Ikhwanul Muslimin.

Cuitan Generasi Muda NU ini diprotes sejumlah pihak, termasuk dari kalangan NU sendiri. Salah satunya adalah Ita Khoiriyah.

Ita Khoiriyah merupakan muslimah NU. Mantan pengurus Seknas Jaringan GUSDURian ini merupakan salah satu pegawai KPK yang tidak lulus TWK.

Perempuan yang akrab disapa Tata ini memprotes cuitan Generasi Muda NU karena mengesankan 75 pegawai KPK yang tidak lolos TWK berafiliasi dengan Ikhwanul Muslimin.

“Mas, saya Nahdliyyin, ada nyaris 20an nahdliyyin dalam barisan 75. Kok yo bisa diafiliasikan dengan IM? ada 11 yang nasrani, ada 2 hindu, 1 budhis. Saya masuk dalam 75 lho,” kata Tata, dikutip Pojoksatu.id, dari akun Twitternya pribadinya, @tatakhoiriyah, Rabu (1/5).

Tata adalah salah seorang pegawai KPK yang lantang menyuarakan keanehan tes wawasan kebangsaan (TWK) dalam proses alih status pegawai KPK menjadi aparat sipil negara (ASN).

Mantan staf pribadi Alissa Wahid, putri KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur ini melaporkan materi tes yang dianggap melecehkan perempuan kepada Komnas Perempuan, misalnya soal hasrat seksual, kesediaan menjadi istri kedua, serta soal apa saja yang dilakukan saat pacaran.

Selain Tata, banyak netizen lain yang turut menghujat Generasi Muda NU.

“Hasyim Asy’ari nangis liat ada generasi muda organisasi yg dia dirikan dongok begini,” tulis @disinisadat.

“Krn lu gak suka dan sebegitu benci ama seseorang, terus pas orang itu melakukan kebaikan, lu malah memutuskan ttp berseberangan sm dia hy krn faktor like dislike doang?,” sambungnya.

Sementara pemilik akun @elisa_jkt menyarankan agar Generasi Muda NU ganti akun menjadi Generasi Anti PKS.

“Saran aja nih min, selain dipakai otaknya, sebaiknya ganti nama akun aja sesuai dengan omongan situ sendiri, jadi ini: @GenerasiMuda_AntiPKS. Usul tagline: #DimanaPKSberlabuhKamidukunglawannya. Sukses ya!,” tandas @elisa_jkt.



Generasi Muda NU: Dimana PKS Berlabuh, Kami Dukung Lawannya

Sebelumnya, Generasi Muda NU menyatakan mendukung Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) KPK sebagai proses alih status pegawa KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Melalui akun Twitternya, @Generasi_MudaNU mengaitkan TWK dengan upaya memprotek kader partai yang berafiliasi dengan Ikhwanul Muslimin.

“Hemat kami TWK KPK Penting meski banyak catatan, mengingat anggota Partai yang berafiliasi dengan Ikhwanul Muslimin semakin banyak masuk ke institusi pemerintahan,” tulisnya, Rabu (1/6/2021).

Generasi Muda NU terang-terangan menyebut Partai Keadilan Sejaahtera (PKS).

“Dan kami tetap berkomitmen, dimana PKS berlabuh, kami dukung lawannya,” tegasnya. [psi]