Kali Kedua Luhut Pegang Komando Penanganan Corona
logo

30 Juni 2021

Kali Kedua Luhut Pegang Komando Penanganan Corona

Kali Kedua Luhut Pegang Komando Penanganan Corona


GELORA.CO - Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan lagi-lagi dipercaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerapkan PPKM Darurat untuk menangani lonjakan kasus Corona. 

Luhut sebelumnya pernah dipercaya Jokowi memegang komando penanganan Corona pada September tahun lalu.

Pada pertengahan September tahun lalu, Luhut memegang komando penanganan Corona di delapa provinsi. Kala itu, Presiden Jokowi memerintahkan Luhut Binsar Pandjaitan, dan mantan Kepala Satgas COVID-19 Doni Monardo untuk berfokus menangani Corona di 8 provinsi.

"Presiden meminta dalam dua minggu ini dikoordinasikan dan dikonsentrasi lebih khusus di 8 wilayah yang terdampak lebih besar kenaikannya. Dan menugaskan wakil ketua komite Pak Luhut Binsar Pandjaitan dan Kepala Satgas COVID untuk memonitor dan sekaligus melakukan evaluasi," kata Ketua KPCPEN, Airlangga Hartarto, dalam konferensi pers yang disiarkan di akun YouTube Sekretariat Kabinet, Senin (14/9/2020) silam.

Dalam dua minggu Luhut diminta menangani delapan provinsi yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan dan Papua. Jokowi ketika itu menginginkan penanganan Corona di Tanah Air didasarkan pada strategi berbasis lokal.

"Pak Presiden meminta agar pengelolaan dari penurunan angka ini dikelola secara lokal untuk melakukan intervensi juga berbasis lokal sehingga monitoring dan evaluasi secara kedaerahan di daerah di 83.000 desa, RT/TW, untuk terus dapat termonitor," ujar Airlangga.

Ditunjuknya Luhut menangani Corona pada saat itu menuai beragam tanggapan. Ada pihak yang sepakat dengan ditunjuknya Luhut karena berpengalaman di militer, ada pula yang tidak sepakat.

Usai diberikan tanggung jawab memegang komando penanganan Corona, Luhut mengatakan ada dua fokus yang diterapkan. Luhut melibatkan peran TNI-Polri dalam menangani Corona.

"Pertama, memaksimalkan peran TNI dan Polri dalam membantu Gubernur. Saya ingin keduanya bersinergi bersama Gubernur menentukan titik-titik rawan di masing-masing daerah untuk dilakukan penegakan disiplin protokol kesehatan. Kedua, saya meminta kepada Pangdam dan Kapolda untuk mengecek akurasi setiap data di masing-masing kabupaten dan kota tentang variable jumlah kasus, jumlah angka kesembuhan, tingkat kematian," kata Luhut, Selasa (15/9/2020) lalu.

Kini, di tengah lonjakan kasus COVID-19, purnawirawan jenderal itu kembali memegang komando penanganan Corona. Luhut kembali ditunjuk oleh Presiden Jokowi memegang komando PPKM Darurat.

Jubir Menko Marves, Jodi Mahardi membenarkan bahwa Luhut ditunjuk Presiden Jokowi menjadi Koordinator PPKM Darurat untuk wilayah Pulau Jawa dan Bali. Pengetatan saat ini sedang disusun.

"Betul Menko Marves telah ditunjuk oleh Bapak Presiden Jokowi sebagai Koordinator PPKM Darurat untuk Pulau Jawa dan Bali. Saat ini sedang diformulasikan tindakan pengetatan yang akan diambil. Pengumuman resmi akan disampaikan langsung oleh Bapak Presiden Jokowi," ujar Jodi dalam keterangannya, Selasa (29/6/2021).

Sektor esensial, kata Jodi, akan tetap beroperasi dengan durasi yang lebih singkat. Warga diminta tidak panik akan rencana PPKM Darurat ini.

"Supermarket, mal, dan sektor-sektor esensial lainnya akan tetap beroperasi dengan jam operasional yang dipersingkat dan prokes yang ketat," ucap Jodi.


"Dimohon agar tidak panik dengan adanya berita yang beredar di grup WhatsApp," imbuhnya.(dtk)