Habiburokhman: Usulan Mr Poyu Perpanjang Jabatan Jokowi Sulit Dicerna Akal
logo

23 Juni 2021

Habiburokhman: Usulan Mr Poyu Perpanjang Jabatan Jokowi Sulit Dicerna Akal

Habiburokhman: Usulan Mr Poyu Perpanjang Jabatan Jokowi Sulit Dicerna Akal


GELORA.CO - Waketum Partai Gerindra Habiburokhman merespons usul Arief Poyuono soal perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Habiburokhman menyebut perpanjangan masa jabatan Jokowi dengan alasan COVID-19 bertentangan dengan undang-undang atau inkonstitusional.

"Mr Poyu orang baik. Namun usulan beliau soal penambahan masa jabatan presiden sulit dicerna akal sehat," kata Habiburokhman kepada wartawan, Rabu (23/6/2021).

Habiburokhman menilai wacana masa jabatan presiden 3 periode tidak berbeda dengan perpanjangan masa jabatan presiden. Anggota DPR itu menilai perpanjangan masa jabatan presiden akan berdampak buruk.

"Sama seperti wacana presiden 3 periode, wacana perpanjangan jabatan presiden dan DPR 3 tahun dengan alasan COVID jelas bertentangan dengan konstitusi dan bisa memicu kegaduhan yang menyudutkan pemerintah," sebutnya.

Lebih lanjut, Habiburokhman mengingatkan bahwa aturan periodesasi presiden RI maksimal 2 periode bukan tanpa dasar. Anggota Komisi III DPR itu menegaskan aturan presiden 2 periode ditetapkan berdasarkan kajian komprehensif.

"Konsep masa jabatan yang ada di konstitusi saat ini bukan muncul tiba-tiba, tapi hasil pengkajian mendalam dan sudah sesuai dengan nilai-nilai demokrasi yang kita anut," terang Habiburokhman.

Bahkan, dia mengaku merasa dirugikan akibat adanya usul perpanjangan masa presiden sekaligus DPR itu. Habiburokhman menilai Pemilu 2024 harus tetap dilakukan, tentunya dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

"Secara pribadi sebagai anggota DPR petahana saya justru merasa amat dirugikan dengan wacana penambahan masa jabatan itu. Sebab akan muncul anggapan kami tidak demokratis dan pada akhirnya justru publik akan bersikap antipati kepada petahana," ucapnya.

"Jauh lebih baik pemilu tetap sesuai jadwal dan format kampanye disesuaikan dengan situasi pandemi. Intinya prokes dipatuhi dan perbanyak bantuan kepada rakyat," sambung dia.

Seperti diketahui, Arief Poyuono mengaku mengusulkan perpanjangan masa jabatan presiden, sekaligus anggota DPR, kepada orang-orang lingkaran Jokowi. Poyuono mengusulkan masa jabatan Jokowi periode kedua ini ditambah 3 tahun.

Poyuono mengklaim menyampaikan usulan tersebut kepada 'The Three Musketeers' Jokowi, inisial L, P dan M. Menurutnya, The Three Musketeers Jokowi menyambut baik usulannya.

"Ya setujulah, mereka senang. Ya akan diusulkan ke Jokowi, ada kesepakatan. Makanya saya usulkan lebih baik diperpanjang tiga tahun dan itu harus lewat dekrit presiden, dalam keadaan darurat kan bisa menyatakan dekrit presiden," ujar Poyuono saat dimintai konfirmasi, Selasa (22/6).(dtk)