Soal Pilpres 2024, Refly Harun Usulkan Anies dan Ganjar Maju sebagai Paslon
logo

31 Mei 2021

Soal Pilpres 2024, Refly Harun Usulkan Anies dan Ganjar Maju sebagai Paslon

Soal Pilpres 2024, Refly Harun Usulkan Anies dan Ganjar Maju sebagai Paslon


GELORA.CO - Ahli Hukum Tata Negara, Refly Harun, melontarkan usul pasangan calon Presiden pada Pilpres 2024 mendatang.

Dia mengusulkan Anies Baswedan berpasangan dengan Ganjar Pranowo maju sebagai Presiden dan Wakil Presiden.

"Saya ingin mengajukan proposal, biar ada spekulasi sedikit. Bagaimana kalau kita jadikan Afgan," ujar Refly melalui akun Youtubenya pada Minggu, 30 Mei 2021.

Refly menyebut pasangan tersebut dengan singkatan 'Afgan', yang artinya Anies feat Ganjar.

"Afgan itu Anies featuring Ganjar. Afgan itu adalah Anies feat Ganjar," ujarnya.

Menurutnya, Anies dan Ganjar adalah pasangan yang tidak ada lawan pada Pilpres 2024.

"Jadi, kalo dipasangkan Anies sebagai calon Presiden dan Ganjar sebagai calon Wakil Presiden, wah ini bisa dibilang sing ada lawan, enggak ada lawan," ungkap Refly Harun.

Namun, menurut Refly, jika Ganjar yang jadi Presiden dan Anies Wakilnya itu tergantung daripada konstelasi politik.

"Orang kemudian bicara, wah, belum tentu dong, yang nomor satu harus Ganjar dan nomor duanya Anies. Ya, itu tergantung konstelasi politik," ujarnya.

Dia mengatakan bahwa kalau Ganjar bertahan di PDIP maka punya bargaining position yang kuat tentunya.

"Tapi kalau dia (Ganjar) keluar dari PDIP, maka bargaining position tergantung dua hal yaitu, survei terakhirnya dari lembaga survei yang kredibel," ujar Refly.

"Yang kedua adalah siapa atau kekuatan mana yang akan membopongnya, yang akan menggendongnya, yang akan menariknya," tambahnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa bila Anies dan Ganjar berpasangan maju Pilpres maka mereka berdua mampu menampung aspirasi masyarakat.

Sebelumnya, nama Ganjar belakangan menarik perhatian publik lantaran kisruhnya dengan Puan Maharani.

Tak hanya itu, ia digadang-gadang akan keluar dari partai banteng tersebut karena hubungan yang tidak harmonis dengan Puan Maharani.

Meski Pilpres 2024 masih menyisakan tiga tahun lagi, tetapi riuh rendah pencalonan sudah mulai terdengar. []
close
Subscribe