Sebut 'Tawuran' Demokrat Kubu Moeldoko dan AHY Makin Panas, Adi Prayitno: Bobotnya Lebih Serius

Sebut 'Tawuran' Demokrat Kubu Moeldoko dan AHY Makin Panas, Adi Prayitno: Bobotnya Lebih Serius

Gelora Media
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Pengamat politik, Adi Prayitno buka suara soal babak baru konflik Partai Demokrat.

Dilansir TribunWow.com, Adi menganggap Partai Demokrat kubu Moeldoko mulai meningkatkan serangan terhadap kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Hal itu terbukti dari konferensi pers kubu Moeldoko yang kembali mengungkit kasus Hambalang.

Juru bicara Partai Demokrat versi KLB, M Rakhmad saat menggelar konferensi pers di Hambalang, Bogor, Jawa Barat pada Kamis (25/3/2021). (YouTube Kompastv)


Menurut kubu Moeldoko, Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) terlibat dalam kasus korupsi tersebut.

"Yang teranyar soal konferensi pers yang dilakukan di Hambalang," jelas Adi, dikutip dari kanal YouTube tvOneNews, Jumat (26/3/2021).

"Ini kan tidak lebih dari sekedar tawuran babak lanjut opini."

Menurut Adi, kini konflik Partai Demokrat masuk pada bobot permasalahan yang lebih berat.

Ia pun membandingkan dengan tuduhan yang dilayangkan Partai Demokrat terhadap kubu AHY.

"Tawuran opini babak lanjut yang bobot kontennya agak lebih serius yaitu berkaitan dengan hukum," jelas Adi.

"Kalau dulu tawuran opininya adalah menyerang kubu AHY tidak demokratis, ada politik dinasti dan lain-lain."

"Tapi kan gampang juga dipatahinnya, kubu Deliserdang juga banyak yang bukan kader Demokrat kok," lanjutnya.

Adi menambahkan, sosok Moeldoko tak bisa dijadikan penyelamat Partai Demokrat.

Pasalnya, menurut Adi, elektablitas Moeldoko jauh di bawah AHY.

"Atau pun ketika ingin menyelamatkan Partai Demokrat, AHY betul orang baru di Demokrat," jelas Adi.

"Jawabannya kan bukan berarti Pak Moeldoko."

"Karena dalam berbagai survei, Moeldoko elektabilitasnya jauh dari AHY."

Lebih lanjut, Adi pun menyinggung soal kasus Hambalang yang kembali diungkit.

Menurut Adi, tuduhan itu sangat serius.

Pasalnya, kubu Moeldoko secara jelas menyebut Ibas terlibat dalam kasus korupsi tersebut.

"Konferensi pers di Hambalang ingin menjelaskan satu hal," ucap Adi.

"Bahwa penyebab kebobrokan Partai Demokrat salah satunya adalah kasus Hambalang yang menyeret begitu banyak elite Demokrat, rontok karena korupsi."

"Tapi ada persoalan serius, ada bobot hukumnya karena di situ menyebut nama Mas Ibas yang minta diperiksa kasus Hambalang yang tidak selesai."

"Ini yang saya sebut sebagai satu serangan yang ditingkatkan bobotnya," tandasnya.[tw]
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita