Ma'ruf Amin: Kalaupun AstraZeneca Tidak Halal, MUI Bilang Boleh Digunakan

Ma'ruf Amin: Kalaupun AstraZeneca Tidak Halal, MUI Bilang Boleh Digunakan

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Kehadiran vaksin corona AstraZeneca menuai pro dan kontra. Hal itu karena menurut MUI, vaksin AstraZeneca memanfaatkan tripsin dalam proses pembuatannya. Tripsin adalah enzim dari pankreas babi yang biasa digunakan sebagai katalisator reaksi biokimia.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyatakan vaksin AstraZeneca aman digunakan. Ia menyebut, meski vaksin corona ini tidak disebut halal, tapi sudah boleh digunakan. 

"Sebab halal atau tidak halal pun, MUI bilang boleh, apalagi kalau itu memang halal karena menjadi lebih boleh. Jadi karena itu bukan problem menurut saya. Karena memang dia walaupun tidak halal tapi sudah boleh, apalagi kalau ada penjelasan memang itu misalnya tidak mengandung unsur babi, artinya bolehnya menjadi lebih boleh," ujar Ma'ruf usai memantau vaksinasi massal di Lampung, Senin (22/3).

Dalam kesempatan yang sama, Wamenkes Dante Saksono Harbuwono tak memungkiri adanya laporan adanya efek samping berupa pengentalan darah dari mereka yang disuntik AstraZeneca.

Namun, pemerintah punya alasan kuat mengapa tetap menggunakan vaksin buatan AstraZeneca.

"Itu di beberapa negara, itu kejadian 30 dari lima juta suntikan. Tapi 30 kejadian dari lima juta suntikan itu kalau diukur dari angka kekentalan darah yang meningkat itu masih lebih kecil dari angka vaksinasi itu," ucap Dante.

"Kemudian dilakukan sidang di WHO, kemudian juga dilakukan sidang di EMA, BPOM Eropa yang memperlihatkan ternyata tidak ada hubungan antara peningkatkan kekentalan darah dengan vaksinasi. Vaksin AstraZeneca masih tetap aman digunakan berdasarkan atas keputusan WHO," lanjut dia.

Sementara terkait masa simpan vaksin yang berlaku hingga 31 Mei mendatang, Dante mengungkapkan bahwa pihaknya terus mengupayakan distribusi vaksin secepatnya. Vaksin, kata Dante, akan diupayakan pihaknya untuk segera digunakan.

"Berkaitan dengan expired yang sampai tanggal 31 Mei, maka kita lakukan percepatan, mulai hari ini sudah didistribusikan dan akan kita gunakan di beberapa daerah," kata Dante. []
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita