Sentil Jokowi, Pengamat Anggap Peningkatan Korupsi 2 Tahun Terakhir adalah Prestasi Membela Koruptor

Sentil Jokowi, Pengamat Anggap Peningkatan Korupsi 2 Tahun Terakhir adalah Prestasi Membela Koruptor

Gelora News
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Hasil survei yang menyebut kasus korupsi meningkat dua tahun terakhir adalah peringatan kepada Presiden Joko Widodo untuk lebih konsisten dalam memberantas praktik rasuah.

Menurut pengamat politik Muslim Arbi, survei yang disampaikan Lembaga Survei Indonesia (LSI) tersebut sejatinya menjadi wujud tidak ditepatinya janji politik presiden dalam memberantas koruptor.

"Korupsi semakin menjadi-jadi itu bisa dianggap 'prestasi'. Ini menjadi 'prestasi' membela koruptor," sindir Muslim saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Senin (8/2).

Hasil survei yang dipaparkan LSI tersebut dinilainya tidak bisa dianggap sebelah mata.

"Ini penting supaya Pak Jokowi berpikir bahwa korupsi ini benar-benar semakin menjadi-jadi," lanjut Muslim.

Apalagi kata Muslim, kasus korupsi yang terjadi belakangan ini juga diduga turut melibatkan beberapa kader partai yang menaungi Jokowi, yaitu PDIP dalam kasus suap bantuan sosial (bansos) di tengah masa pandemi Covid-19.

Bukan hanya menjerat Juliari Peter Batubara selaku Menteri Sosial dari PDIP, kata Muslim, kasus korupsi bansos juga menyeret sejumlah nama politisi PDIP lain yang saat ini duduk di Senayan.

"Ini sebuah prestasi dalam tanda kutip," tandasnya. []
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita