Nonton Sinetron Turki, Nenek Asal Amerika Serikat Ini Peluk Agama Islam
logo

8 Februari 2021

Nonton Sinetron Turki, Nenek Asal Amerika Serikat Ini Peluk Agama Islam

Nonton Sinetron Turki, Nenek Asal Amerika Serikat Ini Peluk Agama Islam


GELORA.CO - Seorang nenek 60 tahun asal Amerika Serikat menjadi seorang Muslim setelah menonton sebuah sinetron Turki yang populer di negara tersebut.

Menyadur Anadolu Agency, Senin (8/2/2021) nenek yang diketahui bernama Khadija tersebut menonton sebuah serial berjudul Resurrection: Ertugrul.

Penduduk Wisconsin tersebut memilih nama "Khadija" setelah dia masuk Islam. Khadija menemukan sinetron tersebut saat browsing Netflix.

"Saya memeriksanya, detailnya. Jadi saya mulai menonton," kata Khadijah kepada Anadolu Agency, menambahkan bahwa dia sangat tertarik pada Islam setelah menonton serial tersebut.

"Itu adalah sejarah yang tidak saya ketahui," katanya tentang serial tersebut.

Nenek tersebut mengatakan jika tokoh Muhyiddin Ibn Arabi memberi makna baru pada hidupnya, kata-katanya membuat dia banyak berpikir dan terkadang menangis.

Dia sudah menonton serial tersebut sebanyak empat kali dan sedang menonton untuk kelima kalinya. Serial itu berdampak besar pada orientasinya pada agama Islam, katanya.

"Saya suka mempelajari sejarah baru. Itu membuka mata saya tentang apa yang saya ketahui ... tentang agama dan mencoba mencari lebih banyak," tambahnya.

Dia mengatakan rasa ingin tahunya dalam sejarah menghubungkannya dengan serial tersebut dan setelah menonton serial tersebut dia masuk Islam.

Meskipun dia adalah seorang Katolik Baptis, Khadija mengaku semua tanda tanya di kepalanya telah hilang dan dia akhirnya menjadi lebih tertarik pada Islam.

Nenek tersebut kemudian membaca kitab suci Alquran dalam bahasa Inggris untuk mempelajari lebih lanjut tentang Islam.

Setelah itu dia mencari masjid yang dekat dengan rumahnya dan ketika ia masuk jamaah terkejut melihatnya kedatangannya.

"Saya menjadi Muslim hari itu," katanya.

Khadijah juga mengatakan jika dia menghadapi reaksi tak terduga dari teman-temannya ketika dia mengatakan dia menjadi Muslim.

Banyak dari teman-teman Khadijah menganggap bahwa ia telah dicuci otaknya sehingga mau memeluk agama Islam.

"Saya tidak lagi membicarakan masalah ini dengan orang-orang. Saya tidak mengganggu keyakinan mereka. Mereka juga seharusnya tidak punya alasan untuk mengganggu saya," tambahnya.

Khadijah, ibu dari enam anak, mengatakan bahwa seiring berjalannya waktu, anak-anaknya melihat Khadijah menonton pertunjukan Turki ketika mereka singgah dan putra bungsunya lah yang mengetahui bahwa dia menjadi seorang Muslim.

"Tapi yang lain belum tanya. Mereka curiga tapi belum tanya dan saya kira akan," kata Khadijah.

Sering digambarkan sebagai Game of Thrones Turki, Resurrection: Ertugrul menceritakan kisah sebelum berdirinya Kekaisaran Ottoman di Anatolia abad ke 13. Serial tersebut menggambarkan perjuangan Ertugrul Gazi, ayah dari pemimpin pertama kekaisaran. (*)