Jika Pilgub DKI Digelar 2022, Anies Bisa dengan Mudah Mengalahkan Risma
logo

16 Februari 2021

Jika Pilgub DKI Digelar 2022, Anies Bisa dengan Mudah Mengalahkan Risma

Jika Pilgub DKI Digelar 2022, Anies Bisa dengan Mudah Mengalahkan Risma


GELORA.CO - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih di atas angin dalam kontestasi Pilkada DKI. Elektabilitasnya masih unggul jauh dibanding dengan calon-calon lain yang muncul.

Hasil survei Lembaga Media Survei Nasional (Median) terkait calon gubernur DKI mencatgat bahwa elektabilitas petahana masih berada di puncak. Bahkan saat disandingkan dengan nama Menteri Sosial, Tri Rismaharini yang belakangan digadang akan maju di Pilgub DKI, Anies masih unggul jauh.

Elektabilitas Anies sebesar 45 persen, sementara Risma hanya 36 persen. Sedang responden yang tak memilih sebanyak 19 persen.

Aktivis Kolaborasi Warga Jakarta, Andi Sinulingga menjelaskan bahwa margin antara kedua tokoh tersebut masih terpaut jauh. Artinya, cukup berisiko bagi Mensos Risma untuk mengadu nasib di Pilkada DKI Jakarta. Apalagi jika digelar di tahun 2022.

“Setidaknya hasil survei ini memberikan bukti bahwa besar sekali taruhannya untuk melawan Anies jika pilkada 2022 digelar,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (16/2).

Pernyataan Andi Sinulingga ini bukan tanpa sebab. Dia mengurai bahwa berdasarkan hasil survei itu, maka Anies praktis hanya butuh 6 persen lagi untuk menang. Dengan tambahan 6 persen berarti elektabilitas mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menembus angka 50 persen.

“Itu rasanya bisa dengan mudah diperoleh Anies,” tegasnya.

Sementara jika Risma memaksakan untuk tetap bertarung di ibukota, Andi Sinulingga yakin hasil akhir dari pilkada tetap dimenangkan Anies dengan selisih yang mirip dengan hasil survei tersebut.

“Besar kemungkinan hasil akhirnya juga akan selisih kurang lebih 9 persen,” tutupnya.