Soal Demo Massa Kamerad, Risma Merasa Didukung Jajaran di Kemensos

Soal Demo Massa Kamerad, Risma Merasa Didukung Jajaran di Kemensos

Gelora Media
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Menteri Sosial Tri Rismaharini (Risma) mengaku tidak tahu soal adanya demo dari massa Komite Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad) yang meminta dirjen di Kemensos mendukung kebijakan Risma. Tetapi, Risma merasa sudah didukung jajarannya di Kemensos.

"Aku nggak tahu ya, nggak tahu aku (soal demo di Kemensos, red)," kata Risma di Grand Kamala Lagoon, Bekasi, Jumat (8/1/2021).

Saat ditanya lebih lanjut, Risma merasa sudah didukung jajarannya di Kemensos. Risma menambahkan, dirinya masih harus menyesuaikan dahulu di tugas barunya ini.

"Mendukung. Cuman kan harus klik gini kan, harus klik. Saya harus menyesuaikan," kata Risma.

Risma kemudian berbicara soal tugasnya sebagai Mensos. Tugas tersebut ia komunikasikan kepada dirjen di Kemensos.

"Karena bayangan saya Kemensos itu ya tadi harus mengangkat, dari miskin kemudian menjadi tidak miskin. Ini yang harus terus dikomunikasikan dengan para dirjen," sebutnya.

Seperti diketahui, sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Kamerad (Komite Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi) meminta para dirjen Kemensos mendukung penuh Mensos Risma dalam aksi beberapa hari lalu. Pihak Kemensos mengaku jajarannya mendukung penuh Risma selama sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang ada.

"Kalau di sini kan pasti mendukung lah ketika istilahnya sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Tetapi ya kita kan memang itu ada yang menguatkan, ada yang mengingatkan, ya terima kasih. Berarti kan menguatkan bahwa istilahnya kita harus lebih cepat melakukan dukungan itu," ujar Kepala Bagian Publikasi dan Pemberitaan Kemensos Herman Koswara saat ditemui wartawan, Kamis (7/1).

Herman menegaskan Dirjen di Kemensos mendukung mantan Wali Kota Surabaya tersebut. Menurutnya, semua jajaran mendukung Risma.


"Mendukung lah. Dari jajaran Kemensos mendukung," ucapnya.

Dukungan ini, kata dia, termasuk aksi blusukan yang selalu dilakukan Risma selama beberapa hari terakhir. Apalagi blusukan disebut bagian dari tupoksi Kemensos di mana mereka selalu berhubungan dengan manusia, khususnya para pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS).

"Kalau blusukan Ibu (Risma) itu kan selama itu berhubungan dengan tupoksi Kemensos, karena konteks Kemensos ini tidak bisa istilahnya terhindar dari konteks manusia. Pasti berhubungan dengan manusia, dengan orang. Terutama adalah bagi mereka pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial," sebut Herman.(dtk)
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita