Pakar: Nikita Berhasil Pecah Percakapan HRS di Medsos
logo

15 November 2020

Pakar: Nikita Berhasil Pecah Percakapan HRS di Medsos

Pakar: Nikita Berhasil Pecah Percakapan HRS di Medsos


GELORA.CO - Pendiri Drone Emprit dan Media Kernels Indonesia, Ismail Fahmi menyebut Nikita Mirzani (NM) berhasil memecah percakapan mengenai Habib Rizieq Shihab (HRS) di media sosial. Nikita membuat pembicaraan di media sosial menjadi terbagi.

"Dalam perspektif 'information ops', apa yang dilakukan oleh seorang Nikita Mirzani melalui komentarnya, entah dia sadari dari awal atau tidak, ternyata telah berhasil 'memecah ombak' dari besarnya narasi tentang HRS," kata Ismail dalam analisisnya yang diunggah di Twitter, pada Minggu (15/11).

Ismail menganalisis tren percakapan di media sosial dan media online mengenai Rizieq dan Nikita. Hasilnya, pembicaraan mengenai Rizieq mendominasi media sosial dan media online sejak kepulangannya ke Indonesia pada Selasa (10/11).

Pembicaraan mengenai Rizieq ini mulai dibayangi oleh pembicaraan terkait Nikita Mirzani pada Kamis (12/11), setelah komentar Nikita terkait Rizieq melalui live Instagram miliknya viral di media sosial.

Nikita mengeluhkan kepulangan Rizieq membuat kemacetan di Jakarta dan juga menyebut pernyataan tukang obat.

"Gara-gara Habib Rizieq sekarang pulang ke Jakarta, penjemputannya gila-gilaan. Nama habib itu adalah tukang obat. Nah nanti banyak antek-anteknya mulai nih ya. Hmmmm enggak takut juga gue," kata Nikita dalam live Instagram yang kemudian direkam dan diunggah ulang akun @Darkah__Back.'

Sejak saat itu, percakapan di media sosial terpecah menjadi Rizieq dan Nikita. Hingga Sabtu (14/11), total terdapat 68 persen mention atau lebih dari 113 ribu mention menyebut Rizieq Shihab dan 32 persen atau 53 ribu mention menyebut Nikita Mirzani.

Berdasarkan peta Social Network Analysis (SNA), proses percakapan ini terjadi secara natural. Selain itu, Ismail menemukan bahwa pernyataan Nikita justru viral karena simpatisan Rizieq yang membesar-besarkan ucapan Nikita.

"Dari kronologis yang ditampilkan dalam peta SNA di awal munculnya NM, tampak bahwa prosesnya natural. Respons besar dari kluster Pro HRS itu sendiri yang membuat komentar NM jadi viral," kata Ismail.

Ismail pun menyimpulkan hasil analisisnya yang membuat percakapan di media sosial terkait Rizieq dan Nikita terpecah.

"Kesimpulan: kedatangan kembali HRS ke tanah air telah menjadi berita besar di media, percakapan di media sosial, dan luar biasa besarnya sambutan publik di lapangan. Namun, cukup dengan komentar singkat NM soal 'tukang obat', fokus dan informasi yang mengalir jadi pecah," kata Ismail.. (*)