Imam Besar HRS Bakal Mendarat, 970 Personel TNI-Polri Dikerahkan ke Bandara Soetta
logo

9 November 2020

Imam Besar HRS Bakal Mendarat, 970 Personel TNI-Polri Dikerahkan ke Bandara Soetta

Imam Besar HRS Bakal Mendarat, 970 Personel TNI-Polri Dikerahkan ke Bandara Soetta


GELORA.CO - Sesuai jadwal kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab akan kembali ke tanah air pada Senin, 9 November 2020.

Dijadwalkan Habib Rizieq Shihab akan mendarat besok pada Selasa, 10 November 2020, pengelola bandara melakukan pengetatan pengamanan di Terminal 3, Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang, Banten.

Hal itu disampaikan oleh Haerul Anwar bahwa di Bandara Soetta akan ditingkatkan keamanannya menjelang kepulangan Habib Rizieq Shihab petugas gabungan pun dipersiapkan.

Pengamanan bersama dilakukan oleh personel TNI, Polri, dan Avsec. “Insya Allah sudah dilakukan (pengamanan),” terang Plt Senior Manager of Branch Communication and Legal Bandara Soetta, Haerul Anwar sebagaimana dikutip dari PMJ News pada Senin, 9 November 2020.

Habib Rizieq dikabarkan sudah terbang dari Arab Saudi, pada Senin 9 November 2020 pagi tadi.

Masih dari keterangan Haerul, pihaknya menurunkan sebanyak 970 personel untuk mengamankan kepulangan Habib Rizieq Shihab.

“Itu hanya dari personel Avsec saja. Belum termasuk tambahan dari personel TNI dan Polresta Bandara Soetta,” ujarnya menambahkan.

Namun demikian, ia mengimbau kepada simpatisan Habib Rizieq untuk menjemput di titik terakhir kedatangan yakni di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat.

Hal itu untuk menghindari kerumunan yang berlebihan seperti yang terjadi pada dua tahun lalu, meskipun sosok Habib Rizieq Shihab tidak jadi pulang.

“Kita juga mengimbau kepada para calon penjemput Beliau untuk tidak menjemput di dalam bandara. Kita imbau menjemput di titik akhir seperti misalkan di kediaman beliau di Petamburan,” sambungnya.

Jika tetap mau menjemput di Bandara Soetta, pihaknya tetap mengimbau untuk mengedepankan protokol kesehatan. Hal itu disebabkan, penyebaran Covid-19 masih masif di sekitar kita.**