Viral Cabe-cabean Tawuran di Mojokerto
logo

26 Oktober 2020

Viral Cabe-cabean Tawuran di Mojokerto

Viral Cabe-cabean Tawuran di Mojokerto


GELORA.CO - Video tawuran dua kelompok cewek viral di medsos. Aksi tawuran cabe-cabean itu disebut terjadi di Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.
Selain beredar melalui pesan WhatsApp, video tawuran dua kelompok cewek ini sempat diposting akun Dharma Ovicial di salah satu grup Facebook Mojokerto pada Minggu (25/10). Namun, postingan itu sudah dihapus.

Hari ini, video yang sama kembali diposting akun Indah S L sekitar 23 jam yang lalu. Postingan Indah S L yang diteruskan ke grup Facebook Mojokerto oleh akun Saikhu, menjadi viral.


Hanya dalam 49 menit, postingan ini dilihat 5.419 kali oleh warganet dan menuai 117 komentar. Pada video berdurasi 14 detik ini tertulis dengan tanda air lokasi tawuran di Bangsal, Mojokerto.

"Angget angget koyok royokan Gedang godokan. Nyimak post WA_e arek2

Mosok iyo Mojokerto Dewe Uwuw
Mantapmantap. Tak delok koyok seng ng CFD minggu iku jalane (Hangat-hangat seperti berebut pisang rebus. Menyimak postingan WA teman-teman. Masak iya Mojokerto sendiri Uwuw mantap-mantap. Saya lihat seperti yang di CFD Minggu itu jalannya)," tulis akun Indah S L dalam postingannya seperti dikutip detikcom, Senin (26/10/2020).



Tawuran dua kelompok cabe-cabean ini terjadi di jalan cor (beton) di antara tanaman padi. Tak ada lalu lalang kendaraan di jalan tengah sawah ini. Nampak bangunan mirip kandang ayam menjadi latar belakang video ini.

Adegan kekerasan nampak jelas dalam video berdurasi 14 detik ini. Sekitar 12 remaja perempuan saling pukul dan tendang. Bahkan dua cewek sampai tersungkur di jalan cor sambil terus berkelahi.

Sejumlah gadis lainnya hanya melihat dari pinggir. Sebagian dari penonton merekam tawuran ini menggunakan kamera ponsel.

Video ini banyak menuai kecaman dari para netizen. Mereka menyayangkan perilaku generasi muda yang tidak menghargai jerih payah para orang tua yang menyekolahkan mereka.


"Generasi bobrok.... Gk sakno kro wongtuone jungkir walik ... , tobat o nak nak (Generasi bobrok, tidak kasihan dengan orang tuanya yang jungkir balik. Tobatlah anak-anak)," tulis akun Hasan Setia Abadi di kolom komentar.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Rifaldhy Hangga Putra mengatakan, pihaknya masih menelusuri lokasi tawuran dalam video yang viral tersebut. Karena sampai saat ini belum ditemukan lokasi yang menjadi tempat tawuran tersebut di Kecamatan Bangsal.

"Masih kami cari tempat tawuran tersebut," kata Hangga.(dtk)