ProDEM: Kalau Pemerintah Gagal lalu Salahkan Menteri, Menunjukkan Negara Tanpa Kememimpinan
logo

26 Oktober 2020

ProDEM: Kalau Pemerintah Gagal lalu Salahkan Menteri, Menunjukkan Negara Tanpa Kememimpinan

ProDEM: Kalau Pemerintah Gagal lalu Salahkan Menteri, Menunjukkan Negara Tanpa Kememimpinan


GELORA.CO - Pasangan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin sudah genap berusia setahun dalam memimpin negeri ini. Sejumlah sorotan pun ditujukan atas kinerja yang dicapai selama 24 bulan.

Mayoritas relawan menyalahkan para menteri sebagai biang keladi kerja pemerintahan menurun di mata publik.

Seperti relawan Pro Jokowi (Projo) yang menilai Kabinet Indonesia Maju kurang maksimal dalam menangani dampak pandemi Covid-19.

Relawan Jokowi Mania (Joman) juga menyalahkan para menteri karena gagal membangun komunikasi yang baik, sehingga UU Cipta Kerja menuai polemik di masyarakat.

Kedua kelompok relawan ini pun mendesak Presiden Joko Widodo untuk segera melakukan perombakan agar kinerja pemerintahan kembali tokcer.

Tapi sikap para relawan itu dinilai aneh oleh Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule. Aneh lantaran para menteri seolah dikambinghitamkan oleh relawan.

Iwan Sumule lantas mengingatkan, sejak kabinet kerja Jokowi-Maruf terbentuk, Presiden Jokowi sudah menegaskan bahwa tidak ada visi menteri. Yang ada hanya visi Joko Widodo sebagai presiden.

“Kalau setahun pemerintahan Jokowi-Maruf gagal, lalu relawan mempersalahkan kinerja menteri, itu menunjukan negara tanpa kepemimpinan,” tegasnya kepada redaksi, Senin (26/10).

Atas alasan itu, Iwan Sumule meminta para relawan yang “salah” mengkritik itu untuk segera bertaubat.

“Kalian taubat nasuha lah,” tutupnya. (*)