Pelarian Helmy Adik Pasha 'Ungu' Berakhir di BNN Sulteng -->
logo

10 Oktober 2020

Pelarian Helmy Adik Pasha 'Ungu' Berakhir di BNN Sulteng

Pelarian Helmy Adik Pasha 'Ungu' Berakhir di BNN Sulteng


GELORA.CO - Pelarian Iunan Helmy Said berakhir di Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Tengah (BNNP Sulteng). Adik kandung Plt Wali Kota Palu Sigit Purnomo Said alias Pasha 'Ungu' itu ditangkap terkait kasus sabu.
Sebelum tertangkap, Helmy sempat melarikan diri dari kampung narkoba Tatanga. Saat itu BNNP Sulteng melakukan penggerebekan, dan Helmy dan rekannya kabur.

Penggerebekan kampung narkoba Tatanga dilakukan pada Senin (5/10) malam. Ketika itu, enam orang diamankan saat petugas merangsek masuk salah satu homestay. Dari 6 orang yang diamankan, 4 di antaranya melarikan diri.



Pada operasi penggerebekan itu, 15 paket sabu, 7 kartu ATM, 7 unit ponsel, alat isap, dan uang tunai Rp 5,5 juta disita dari tangan para penyalahguna."Penggerebekan saat itu dilakukan agak tengah malam. Beberapa target telah menguasai daerah tersebut, sehingga empat orang bisa lolos dan dua orang wanita kita amankan. Keesokan harinya pengembangan dilakukan kembali dan berhasil mengamankan seorang lelaki inisial H, yang sebelumnya kabur saat ditangkap," kata Kabid Pemberantasan BNNP Sulteng AKBP Baharuddin kepada detikcom, Jumat (9/10).

Adik Pasha Ungu ditangkap BNNP Sulteng terkait kasus narkoba (M Qadri/detikcom)
Barang bukti yang diamankan. (M Qadri/detikcom)
Rupanya, Helmy sempat berstatus buron alias masuk ke daftar pencarian orang (DPO). Kabar tersebut diketahui saat Helmy ditangkap BNNP Sulteng beberapa hari lalu.


Menurut Julius, tim penyidik BNNP Sulut datang untuk melakukan koordinasi dengan BNNP Sulteng terkait tangkapan inisial H dengan inisial HG, yang ditangkap beberapa bulan lalu di Sulut."Penangkapan seorang pria inisial H pada beberapa hari yang lalu di Palu oleh BNN Sulteng ada kaitan dengan tersangka yang kami tangkap pada September 2019 di Sulut. Dan jauh sebelumnya, inisial H sudah masuk DPO," ujar Kepala Seksi Penyidikan BNNP Sulawesi Utara Kompol Julius Sajangbatii pada Sabtu (10/10).

Dari foto yang tersebar saat ditangkap, Helmy berada di ruang tahanan BNNP Sulteng. Helmy tampak mengenakan kaus berwarna hijau bersama dua pria lainnya.

Atas penangkapan Helmy, Pasha 'Ungu' memberikan semangat kepada adiknya. Pasha meminta Helmy tidak mendengar suara sumbang di luar sana.


Pasha meminta adiknya tersebut bersabar. Pasha menegaskan akan selalu ada untuk adiknya itu."Teruslah kayuh sepedamu adekku sayang, jangan berhenti..! Nggak usah dengerin suara-suara sumbang yang bisa jadi menghambat perjalananmu mencapai finish," kata Pasha Ungun lewat akun Instagram-nya, Sabtu (10/10).

"Awalnya pasti terasa lelah bahkan menyesakkan tapi percayalah dengan kesabaranmu dan keyakinan kita semua insya Allah kau akan jadi pemenangnya seperti yang tampak dari senyum manismu di slide pertama dan kedua.. -dari abang Pashamu yang akan selalu ada untukmu, menyayangi dan mencintaimu-. We all family 💜," ujarnya.(dtk)