Pamer Foto Berseragam, Sejumlah Anggota Polisi Malah Provokasi Massa Aksi -->
logo

8 Oktober 2020

Pamer Foto Berseragam, Sejumlah Anggota Polisi Malah Provokasi Massa Aksi

Pamer Foto Berseragam, Sejumlah Anggota Polisi Malah Provokasi Massa Aksi


GELORA.CO - Setelah RUU Omnibus Law Cipta Kerja disahkan DPR dalam sidang paripurna Senin (05/10), gelombang perlawanan pecah di berbagai daerah.

Rakyat kecil yang terdiri dari buruh, mahasiswa, petani dan elemen lainnya terpaksa harus ke jalan untuk menuntut hak-hak mereka yang direnggut.

Sebab selama ini, DPR dinilai telah abai terhadap aspirasi publik hingga UU Cipta Kerja yang merugikan rakyat disahkan begitu saja.

Seperti biasa, aparat kepolisian diterjunkan untuk menghadang massa aksi yang berdemonstrasi.

Sayangnya, anggota-anggota polisi dengan perlengkapan lengkap mulai dari rompi anti peluru, helm dan tameng justru sering memukuli demonstran.

Beberapa foto yang viral di media sosial mendadak ramai diperbincangkan karena mengungkap kelakuan anggota-anggota polisi.

Foto tersebut diviralkan oleh akun Twitter @fatyakresnawan, Rabu (07/10/2020).


"Jangan salahkan jika demo rusuh, kalo pengamanannya model beginian," kata Fatya Kresnawan menjelaskan foto-foto yang diunggahnya.

Dalam foto tangkapan layar sebuah stories Instagram itu, terlihat anggota polisi yang memamerkan diri mereka dengan kata-kata provokasi.

"Kutunggu rusuhmu," demikian tulisan yang menempel di salah satu foto tersebut.

"Nice fight anarko. We'll see tomorrow," bunyi keterangan di foto yang lainnya.

Walhasil, unggahan Fatya itu pun menjadi bahan perbincangan warganet yang merasa miris dengan anggota kepolisian.

"Laporin aja polisi kaya gini, bukanya kalau lagi bertugas atau pake seragam atau senjata gak boleh ya di upload-upload gitu. Dulu ada tuh yang modelan kek begini viral eh jabatanya di copot," ucap salah seorang warganet @venoaki****

"Ini ya yang suka nikung cewe pake seragam seragam gitu, halah mas seragam mu kamu dapetin dari hasil nyogok juga sama aja mas, nurut atasan aja mas nggak usah neko neko apalagi besar kepala karena bekal PANGKAT," tulis akun @nabil*** emosi.

"Udah ilang respect sama kepolisian kebanyakan udah gak murni masuknya yaa gini jadinya kalo yang tes emang bener-bener pengen jadi polisi dan murni tanpa duit, saya jamin gak akan begini jadinya polisi sekarang. Polisi banyak juga yang baik tapi yang modelan bang jago juga gak kalah banyak," timpal warganet lainnya. (*)