Natalius Pigai: Jokowi Harus Hentikan Operasi Nemangkawi Karena Banyak TNI Yang Gugur

Natalius Pigai: Jokowi Harus Hentikan Operasi Nemangkawi Karena Banyak TNI Yang Gugur

Gelora Media
facebook twitter whatsapp


GELORA.CO - Serangan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap rombongan TNI yang mengangkut logistik di Distrik Serambakom, Kabupaten Pegunungan Bintang, Selasa (20/10) harus jadi pelajaran bagi pemerintah. Di mana dalam serangan ini, ada tiga prajurit yang mengalami luka ringan.

Pelajaran yang dimaksud, kata aktivis HAM asal Papua, Natalius Pigai, adalah kenyataan bahwa kebijakan Operasi Nemangkawi telah memakan banyak korban jiwa.



Berdasarkan catatan yang ada, kata Pigai, dalam satu tahun operasi tersebut sudah menyebabkan 2 orang meninggal dan 3 lainnya dirawat.

“Jokowi harus hentikan DOM Nemangkawi karena banyak TNI juga gugur,” tegasnya kepada redaksi, Rabu (21/10).

Mantan anggota Komnas HAM ini bahkan menduga ada banyak korban dari tubuh TNI di Papua. Hanya saja, kata Pigai, data tersebut disembunyikan oleh pemerintah.

Jika dugaan itu benar, maka pemerintah telah mengabaikan hak asasi manusia dari anak dan istri para prajurit. Atas alasan tersebut juga, Pigai meminta agar Jokowi menghentikan segera operasi Nemangkawi.

“Saya kecam DOM Papua,” tutupnya. (RMOL)
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita