Luhut Klaim Tingkat Kesembuhan COVID-19 Membaik, Kematian Turun -->
logo

6 Oktober 2020

Luhut Klaim Tingkat Kesembuhan COVID-19 Membaik, Kematian Turun

Luhut Klaim Tingkat Kesembuhan COVID-19 Membaik, Kematian Turun

GELORA.CO - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengklaim pasien sembuh dari COVID-19 cenderung mengalami peningkatan di Tanah Air. Dikatakannya, recovery rate nasional semakin membaik, mortality rate juga cenderung menurun sekarang yang saat ini hanya 3,66 persen.

“Saya dan teman-teman berupaya kalau bisa dalam beberapa bulan ke depan menjadi tiga persen sehingga sama dengan WHO,” kata Luhut dalam acara ILC bertema “Benarkah RS Mengcovidkan Semua Pasien Meninggal?” yang disiarkan tvOne, Selasa malam 6 Oktober 2020.

Tren peningkatan tersebut berdasarkan data selama 2 minggu terakhir. Begitu juga daerah-daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jakarta. Empat provinsi ini semakin membaik, akan tetapi di Bogor, Depok, Bekasi, dan Tangerang Selatan, menurutnya, masih ada masalah-masalah serius. 

Dia juga mengkhawatirkan penambahan kasus COVID-19 masih bisa bertambah jika tidak disiplin melakukan pembatasan sosial dan protokol kesehatan.   

“Yang saya khawatirkan ini kan musim hujan, 44 persen dari [prakiraan] BMKG akan lebih parah dari kondisi normal. Tapi kami sudah koordinasikan ke gubernur, kepala daerah, BMKG dan lainnya untuk menanganinya,” kata Luhut.

Selain itu, kata Luhut, adalah aksi demonstrasi. Luhut mencemaskan bila aksi-aksi dan demo yang dilakukan sejumlah pihak belakangan ini akan menciptakan klaster baru COVID-19.

“Kedua, Demo-demo tadi. Pasti akan menimbulkan kluster baru. Jadi anda harus tanggung jawab kalau terlibat itu,” kata mantan Kepala Staf Kepresidenan itu. 

Untuk itu Luhut mengimbau agar Ketua-ketua serikat pekerja atau organisasi-organisasi berpikir jernih saat menyerukan sesuatu. Seperti halnya dalam mengkritisi RUU Omnibus Law Cipta Kerja. 

“Jadi anda secara langsung tidak langsung akan membuat orang lain menderita lho,” imbuh Luhut Pandjaitan. 

Seperti diketahui, jumlah pasien COVID-19 masih tinggi, maka jangan lupakan 3M: memakai masker, menjaga jarak dan hindari kerumunan, serta mencuci tangan. []