Jenderal Gatot Soroti Ricuh di TMP Kaliba: TNI Aktif dan Purnawirawan Dihadapkan -->
logo

2 Oktober 2020

Jenderal Gatot Soroti Ricuh di TMP Kaliba: TNI Aktif dan Purnawirawan Dihadapkan

Jenderal Gatot Soroti Ricuh di TMP Kaliba: TNI Aktif dan Purnawirawan Dihadapkan

GELORA.CO - Acara tabur bunga di TMP Kalibata yang dihadiri Gatot Nurmantyo sempat diwarnai kericuhan. Gatot singgung pengamanan kericuhan.

Gatot merasa heran terhadap sikap aparat keamanan yang terkesan bukan menertibkan, tapi malah menekan para purnawirawan untuk berbicara. Dia menganggap entah karena ada kesengajaan atau hal lain.

"Kemudian pertanyaan juga, apakah petugas-petugas yang begitu banyak itu mencoba menertibkan mereka? Justru petugas bukan menertibkan mereka, justru kami yang berziarah, para purnawirawan yang sudah tua tua ini, yang ditekan-tekan terus buat bicara untuk berhadap-hadapan dengan tentara aktif dan mantan tentara," kata Gatot ketika dihubungi, Kamis (1/10/2020).

"Apakah pembiaran ini sengaja untuk mengganggu... untuk mengganggu orang yang sedang berziarah? Kan saya nggak tahu, padahal kan kita berziarah itu untuk menghormati, meneladani, senior-senior kami yang sudah mengorbankan semuanya untuk bangsa ini. Sekaligus untuk mendoakan," lanjut Gatot.

Lebih lanjut Gatot juga merasa heran kenapa ada kericuhan di acara tabur bunga. Jika hal itu terus terjadi, dia khawatir ada penghilangan sejarah sebagai penghormatan kepada para pahlawan.

"Terus apa yang salah pada kami ini. Saya ini undangan gitu lho. Jika terjadi seperti itu, kami makin yakin bahwa negeri ini harus diselamatkan karena, kalau nanti 17 Agustus tidak boleh ziarah, 5 Oktober TNI nggak boleh ziarah, Hari Pahlawan nggak boleh ziarah, itu kan penghilangan sejarah, itu berdampak pada membuat gerus jiwa perjuangan anak bangsa ini, karena nggak pernah diajarin, nggak tahu sejarah bangsa," tuturnya.

Sebelumnya, acara tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, sempat diwarnai kericuhan. Acara yang diselenggarakan oleh massa Purnawirawan Pengawal Kedaulatan Negara (PPKN) ini dihadiri oleh mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo. []