9 Fakta dari Kecelakaan yang Menewaskan Ketua Gerindra Pekalongan
logo

21 Oktober 2020

9 Fakta dari Kecelakaan yang Menewaskan Ketua Gerindra Pekalongan

9 Fakta dari Kecelakaan yang Menewaskan Ketua Gerindra Pekalongan


GELORA.CO - Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Pekalongan, Nunung Sugiantoro (40 tahun), tewas dalam sebuah kecelakaan di Tol Solo-Ngawi KM 542, Gondang, Sragen, Selasa (20/10) pagi. detikcom mencatat setidaknya ada 9 fakta yang terungkap terkait kejadian nahas tersebut.

1. Ketua Partai Sekaligus Waket Ketua DPRD
Politisi muda ini terpilih sebagai Ketua DPC Gerindra Kabupaten Pekalongan pada tahun 2018 lalu. Selain itu, Nunung juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan untuk periode 2019-2024.


2. Legislator Dua Periode
Aktif di kepartaian semenjak muda, Nunung telah dua periode berturut-turut terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Pekalongan, yakni periode 2014-2019 dan 2019-2024. Bahkan di periode kedua menjabat wakil ketua DPRD.


3. Nahas dalam Perjalanan Kunjungan Kerja
Sekretaris DPRD Kabupaten Pekalongan, Agus Pranoto, menjelaskan saat kejadian maut tersebut Nunung Sugiantoro dalam perjalanan menuju Madiun, Jatim, untuk mengikuti peningkatan kapasitas anggota dewan dan kunjungan kerja.

"Mudah-mudahan beliau dalam kondisi husnul khotimah karena meninggal saat menjalankan tugas. Dia perjalanan dinas," kata Agus Pranoto.

4. Kecelakaan Tunggal
Polisi menyebut mobil yang ditumpangi Nunung mengalami kecelakaan tunggal di jalan Tol Solo-Ngawi KM 542, Gondang, Sragen. Mobil tersebut dikemudikan oleh Syaiful Huda (37). Sedangkan Nunung duduk di sebelah kiri sopir.


5. Mobil Menghantan Cor Jembatan
Kasat Lantas Polres Sragen, AKP Ilham Syafriantoro memaparkan mobil yang ditumpangi korban tidak terkendali di lokasi kejadian, kemudian menghantam pembatas jalan sebelum akhirnya terguling dan terhenti setelah menghantam cor jembatan. Kondisi kendaraan rusak parah di bagian kiri karena membentur cor jembatan.




6. Dugaan Sopir Kurang Konsentrasi
AKP Ilham meyebut kecelakaan tersebut dugaan awalnya akibat pengemudi kurang konsentrasi. Namun untuk memastikan penyebabnya, pihaknya menunggu pemeriksaan saksi (pengemudi). Kondisi pengemudi sendiri mengalami luka ringan dan masih dalam perawatan di RSUD Sragen.
7. Mobil Ringsek
Karena kerasnya hantaman pada pembatas jalan dan cor jembatan, kondisi mobil mengalami kerusakan sangat parah. Mobil dalam kondisi ringsek.


8. Nunung Terjepit Bodi Mobil
"Dia (Nunung) di sebelah kiri, sebelah pengemudi. Posisinya sempat terjepit. Penumpang (Nunung) meninggal diTKP," kataAKP Ilham.

9. Meninggalkan Istri dan Dua Anak
Jenazah Nunung Sugiantoro tiba di rumah duka di Dusun Cokrah, Desa Karangondang, Kecamatan Karanganyar,Pekalongan, Selasa (20/10) pukul 17.00 WIB. Sekitar 20 menit jenazah disemayamkan di rumah duka selanjutnya dimakamkan.

Nunung Sugiantoro meninggalkan seorang istri yakni Tri Khotipah dan dua anak yang masih kecil yakni Nevanella Maharani dan Rhiana Fella Shakila.(dtk)