Salim Said Sebut Pernyataan Ribka Tjiptaning Itu Dendam PKI

Salim Said Sebut Pernyataan Ribka Tjiptaning Itu Dendam PKI

Gelora News
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO - Guru Besar Universitas Pertahanan yang juga pengamat politik senior, Prof, Salim Said memastikan bahwa Komunisme di dunia jelas sudah bangkrut.

Komunisme tak lagi mampu menjawab perubahan tantangan zaman. Dia mengungkap dua contoh. Komunis di Uni Soviet dan Komunis di Tiongkok. Di Tiongkok, idiologi itu sudah tidak lagi digunakan.

“Saya katakan komunisme itu sudah bangkrut. Sebagai idiologi dia tidak bisa menjawab tantangan,” kata Salim Said saat menjadi narasumber dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) di tvOne, Selasa (29/30).

Di Indonesia, pembicaraan soal komunisme dititikberatkan pada kiprah Partai Komunis Indonesia pimpinan Dipo Nusantara Aidit. Tetapi, kata dia, PKI di Indonesia saat ini sudah tidak laku.

“Kalau ada yang bilang PKI akan bangkit, saya nggak yakin. Tapi kenapa dibicarakan orang. (Karena) ini soal sejarah,” katanya.

Pembicaraan soal kiprah partai terlarang itu terus menerus terjadi karena patut diduga masih ada dendam. Baik di kalangan kelompok yang menolak PKI maupun di kalangan kelompok pembela PKI.

Dia menyatakan, kondisi psikologis itu bisa dilihat dari pernyataan politikus PDIP Ribka Tjiptaning yang mengaku sebagai anak PKI.

“Bisa dilihat dari pernyataan Ribka Tjiptaning itu kan dendam. Dia di-stigmatisasi. Bapaknya, keluarganya, teman-temannya. Mereka cari kesempatan dong untuk balas dendam. Itu kan manusiawi. Mereka lihat siapa yang menganiaya keluarganya. Salah satunya yang disebut Ribka adalah TNI,” katanya. []
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita