Meski Cucu Proklamator, Tidak Ada Jaminan Puan Khatam Pancasila

Meski Cucu Proklamator, Tidak Ada Jaminan Puan Khatam Pancasila

Gelora Media
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO - Pernyataan Puan Maharani yang menyebut Sumatera Barat (Sumbar) bisa menjadi provinsi yang mendukung Pancasila menuai kontroversi. Hal itu lantaran dianggap menyinggung masyarakat Minangkabau.

Kegaduhan pun berlanjut dari seruan untuk segera meminta maaf, hingga PDIP absen dari hajatan Pilgub Sumbar.

Menanggapi polemik pernyataan Puan tersebut, pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago melalui akun Twitter pribadinya menyatakan bahwa Ketua DPR RI itu tidak kenal sejarah.

"Komentar Puan jelas merugikan citranya sendiri. Bagaimanapun ucapan ini dapat dipastikan membuat orang Minang tersinggung, makin resisten, makin tak empati," ungkap Pangi, Selasa (8/9).

Pangi bahkan menegaskan sekali pun Puan adalah cucu dari tokoh proklamator Soekarno, tak ada jaminan dirinya khatam sejarah Pancasila dan kontribusi pendiri bangsa.

"Termasuk orang minang untuk Indonesia," tegasnya.

Menurutnya ada tiga hal yang tidak bisa diragukan dalam dada orang Minang yakni keislaman, adat dan nasionalisme. Apabila meragukan hal Itu, artinya melawan Orang Minang.

"Katanya Puan Orang Minang namun tak paham sejarah," sindir Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting itu. (Rmol)
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita