Erdogan Kepada Macron: Anda Jangan Main-main Dengan Orang Turki!

Erdogan Kepada Macron: Anda Jangan Main-main Dengan Orang Turki!

Gelora Media
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO - Kehadiran Prancis yang vokal membela Yunani dalam perselisihan di Laut Mediterania Timur dengan Turki membuat Presiden Recep Tayyip Erdogan naik pitam.

Dalam pidato peringatan 40 tahun kudeta militer 1980 yang disiarkan di televisi Istanbul pada Sabtu (12/9), Erdogan memberikan teguran keras untuk mitranya dari Prancis, Presiden Emmanuel Macron.

"Jangan main-main dengan orang-orang Turki. Jangin main-main dengan Turki," demikian dua kalimat peringatan tajam yang Erdogan sampaikan kepada Macron.

Dimuat The National, pada saat yang sama, Erdogan meminta Yunani untuk menjauh dari dukungan Prancis yang digambarkannya sebagai sebuah "tindakan yang salah".

Setelah persaingan latihan militer antara Turki dan Yunani di Laut Mediterania Timur, militer Prancis tampak eksis di wilayah sengketa tersebut.

Di sisi lain, Macron juga memicu perselisihan dengan Turki dengan meminta rekan-rekannya di Uni Eropa untuk memberlakukan tindakan tegas terhadap pemerintahan Erdogan.

"Eropa harus jelas dan tegas, pemerintahan Presiden Erdogan mengambil tindakan yang tidak dapat diterima," ujarnya saat KTT tujuh negara Mediterani Uni Eropa pada Kamis (10/9).

Menanggapi pernyataan tersebut, Erdogan memberikan jawaban yang tidak kalah mengejutkan.

"Tuan Macron, Anda akan mendapatkan lebih banyak masalah dengan saya," ujarnya dan itu adalah komentar pertama Erdogan yang langsung membidik Presiden Prancis tersebut perihal perselisihan di kawasan.

Erdogan mengatakan, Prancis tidak dapat "mengajari" Turki dengan berbagai latar belakangnya yang suram, termasuk perannya dalam genosida Rwanda pada 1994.

Ketegangan antara Turki dan Yunani akhir-akhir ini bermula ketika Ankara mengerahkan kapal penelitian Oruc Reis yang dikawal kapal perang ke Laut Mediterania Timur pada 10 Agustus.

Hal tersebut membuat Yunani marah hingga memicu perselisihan yang terjadi sampai hari ini. (Rmol)
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita