Soal 'IDI Kacung WHO', Jerinx: Yakin 100% Saya Merasa Benar!

Soal 'IDI Kacung WHO', Jerinx: Yakin 100% Saya Merasa Benar!

Gelora News
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO -  Jerinx 'SID' memenuhi panggilan Polda Bali terkait laporan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) soal dugaan pencemaran nama baik. Jerinx yakin dirinya tidak salah.

"Yakin 100 persen saya merasa yang saya lakukan itu benar, tidak bermaksud negatif atau buruk yang saya lakukan murni sebatas kritik, kritikan sebagai warga negara Indonesia," kata Jerinx kepada wartawan, Kamis (6/8/2020).

Jerinx diperiksa di ruang Ditreskrimsus Polda Bali. Jerinx menyiapkan sejumlah data dan informasi untuk ditunjukkan kepada penyidik.

"Semua data dan informasi yang diperlukan tentunya data fakta yang mendukung intinya semua akan baik-baik saja," tambah Jerinx.

Pantauan awak media, Jerinx tiba di Polda Bali sekitar pukul 10.45 Wita, Kamis (6/8). Dia didampingi pengacaranya, I Wayan Gendo Suardana.

Jerinx mengenakan celana hitam dan kaus hitam bertulisan 'Indonesia Tolak Rapid'.

Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Bali Kombes Yuliar Kus Nugroho menuturkan Jerinx dipanggil untuk dimintai klarifikasi.

"(Besok) si Jerinx aja kan untuk klarifikasi gitu aja kan untuk memberikan penjelasan kan. Tinggal Jerinx aja," kata saat dihubungi pada, Rabu (5/8).

Jerinx dilaporkan IDI Bali karena materi posting-an IG-nya pada 13 Juni. Posting-an IG akun @jrxsid itu bisa dilihat di bawah ini:


Jerinx Dipolisikan IDI karena 'Kacung WHO', Pengacara: Pahami Secara UtuhAngga RizaDenpasar - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali melaporkan Jerinx SID dengan tuduhan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik terkait postingan 'IDI kacung WHO'. Kuasa hukum Jerinx meminta postingan itu dipahami secara utuh.

Posting-an itu dilengkapi caption:

BUBARKAN IDI! Saya gak akan berhenti menyerang kalian @ikatandokterindonesia sampai ada penjelasan perihal ini! 🐖

Rakyat sedang diadu domba dengan IDI/RS? TIDAK. IDI & RS yg mengadu diri mereka sendiri dgn hak-hak rakyat.

(*)
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita