Pengamat Sebut Pilkada 2020 Semarak Kaya Bumbu Dinasti Politik

Pengamat Sebut Pilkada 2020 Semarak Kaya Bumbu Dinasti Politik

Gelora Media
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO -Pilkada serentak 2020 agaknya makin kaya akan bumbu-bumbu politik dinasti. Terlebih, pasca putera sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka mendapat tiket dari PDI Perjuangan untuk Pilwalkot Solo.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai pilkada tahun ini akan ramai dengan nuansa praktek politik dinasti.

Bahkan kata dia, tidak hanya pada level kepala daerah, pencalonan DPR RI hingga kementerian pun demikian terjadi.

"Pilkada ini menjadi ajang para pejabat, baik presiden, menteri, anggota DPR, untuk menyokong dan mendukung keluarganya jadi kepala daerah. Saat ini oligarki dan politik dinasti makin terkonsolidasi dengan baik," kata Ujang Komarudin kepada wartawan, Rabu (22/7).

Menurut pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini, fakta menunjukkan praktek politik dinasti sangat vulgar dipertontonkan oleh para penguasa.

"Faktanya mereka ambil bagian dan ambil kekuasaan melalui Pilkada. Keluarga pejabat yang maju dalam Pilkada menjadikan daerah-daerah dikuasai oleh kelompok tertentu dan dinasti politik tertentu," demikian Ujang Komarudin. (Rmol)
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita