Beredar Isu Reshuffle: BG Menkopolhukam, Ahok Menteri BUMN, AHY Menkop UKM
logo

1 Juli 2020

Beredar Isu Reshuffle: BG Menkopolhukam, Ahok Menteri BUMN, AHY Menkop UKM

Beredar Isu Reshuffle: BG Menkopolhukam, Ahok Menteri BUMN, AHY Menkop UKM

GELORA.CO - Di tengah viral video Presiden Jokowi meluapkan kemarahan dan mengancam menteri berkinerja buruk, media sosial disuguhi susunan kabinet hasil reshuffle. Daftar kabinet ini beredar malam ini, Senin, 30 Juni 2020.

Jokowi sendiri meluapkan kemarahannya di hadapan seluruh menteri dalam sidang kabinet paripurna yang digelar di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis 18 Juni 2020 lalu. Video rekaman sidang itu baru ditayangkan di Youtube Sekretariat Presiden pada Minggu 28 Juni 2020.

Dalam bocoran isi kabinet Jokowi-Maruf Amin yang beredar dalam pesan berantai WhatsApp, tertulis nama baru, nama lama dengan jabatan sama, dan menteri berganti posisi dan yang ditendang keluar.

Budi Gunawan (BG) yang saat ini Kepala BIN, disebut menempati posisi Menkopolhukam menggantikan Mahfud MD. Mahfud sendiri digeser menjadi Menkumham.

Prof. Dr. KH Haedar Nasir, Ketua Umum PP Muhammadiyah, menempati pos Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Kesehatan Prof. Dr. Daeng Muhammad Faqih, Menteri Sosial Prof. Dr. Soetrisno Bachir.

Lalu Menteri Pertanian Rachmat Gobel, Menteri Perhubungan Marsekal Hadi Tjahyanto, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Hasto Kristiyanto, Menteri BUMN Basuki Tjahja Purnama (Ahok), Menteri Koperasi dan UKM Agus Herimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf.

Selain Mahfud menteri yang berpindah posisi, disebutkan dalam bocoran tersebut, adalah Erick Thohir. Erick disebut pindah tempat dari Menteri BUMN menjadi Menteri Perdagangan.

Disebutkan juga nama-nama menteri lama dan tetap menempati pos kementeriannya. Mereka adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhajir Effendy, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Kemudian, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Luar Negeri Retno Lestari Marsudi, Menteri Agama Fachrul Razi, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofjan Jalil, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo.

Lalu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak Gusti Ayu Bintang Darmavati, Menristek dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Disebutkan juga Kepala Staf Kepresidenan tetap dijabat Moeldoko, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Jaksa Agung ST Burhanuddin.

Sementara Kepala BIN yang ditingal Budi Gunawan diisi Letjen TNI Donny Munardo, dan Panglima TNI Jenderal TNI Andhika Perkasa.

Namun, susunan menteri itu dipastikan bohong. Sumber di Istana mengatakan bocoran draft susunan kabinet Jokowi-Ma'ruf hasil reshuffle yang beredar merupakan hoaks.

"Itu hoaks. Nggak bener" ujar sumber yang dihubungi, Senin malam, 30 Juni 2020.[]

Sumber: katta.id