Akhirnya Kim Jong Un Muncul
logo

3 Mei 2020

Akhirnya Kim Jong Un Muncul

Akhirnya Kim Jong Un Muncul

GELORA.CO - Desas-desus kabar meninggalnya Kim Jong Un terpatahkan setelah pemimpin Korea Utara itu muncul di hadapan publik. Kim pertama kali tampil di depan publik dalam waktu nyaris tiga pekan.
Isu meninggalnya Kim pertama kali menyeruak dari siaran TV Hong Kong, Hong Kong Satellite Television (KHSTV). Namun pada saat itu laporan tersebut belum terkonfirmasi oleh otoritas Korea Utara.

Seperti dilansir New York Post, Minggu (26/4/2020), seorang wakil direktur HKSTV mengatakan, jaringan siaran yang didukung Beijing di Hong Kong, mengklaim bahwa Kim sudah meninggal, dengan mengutip 'sumber yang sangat solid'. Informasi tersebut dikabarkan viral di media sosial menurut laporan di International Business Times.

Isu meninggalnya Kim ini lantas menarik perhatian dunia. Amerika Serikat (AS) dan China pun berusaha mencari tahu kebenaran isu tersebut.

Dilansir The Sun, Minggu (26/4) AS memantau dengan cermat situasi di Korut. Sementara Tiongkok mengirim tim medis dalam upaya untuk mencari tahu kebenaran dari negara yang sangat tertutup itu.

Langkah AS dan China itu dilakukan setelah muncul spekulasi mengenai kesehatan Kim Jong Un yang selama dua minggu tak muncul di publik. Bahkan, pria berusia 36 tahun itu tak datang dalam peringatan kakeknya Kim Il Sung, pendiri rezim - hari paling penting dalam kalender politik Korea Utara pada 15 April lalu.

Media Korsel Sebut Kim Jong Un 'Sembunyi'

Di tengah simpang siur informasi mengenai kondisi Kim, muncul isu juga pemimpin Korea Utara itu sedang pergi keluar Pyongyang untuk menghindari pandemi virus Corona (COVID-19).

Laporan berbagai media yang mengutip bermacam-macam sumber berlomba-lomba mengabarkan kondisi terbaru Kim Jong-Un. Ada sumber yang menyebut Kim Jong-Un sudah meninggal, ada yang menyebut dia sedang koma dan ada yang menyebut dia dalam keadaan 'hidup dan sehat'.

Laporan surat kabar lokal Korsel, JoongAng Ilbo, yang mengutip seorang sumber seperti dilansir pada Senin (27/4/2020), menyebut bahwa Kim Jong-Un tidak menghadiri acara penting itu 'karena ada masalah di dalam Komando Pengawal Tertinggi yang bertugas mengawal pemimpin Korea Utara'.

Sumber yang dikutip JoongAng Ilbo mengindikasikan adanya kasus virus Corona di kalangan pengawal pribadi Kim Jong-Un. Hal ini memicu masalah tidak hanya dalam upaya pengawalan pemimpin Korut itu, tapi juga meningkatkan risiko penularan virus Corona terhadap Kim Jong-Un.

Disebutkan JoongAng Ilbo bahwa para pengawal pribadi Kim Jong-Un bertugas memeriksa rute dan selalu menempel padanya ke mana saja pemimpin Korut itu pergi. Adanya kasus virus Corona di dalam Komando Pengawal Tertinggi, sebut JoongAng Ilbo, tentu memicu pembatasan pada penampilan publik Kim Jong-Un.

Surat kabar lokal Korsel lainnya, Dong-A Ilbo, yang mengutip seorang sumber pejabat AS yang tidak disebut namanya melaporkan bahwa Kim Jong-Un meninggalkan ibu kota Pyongyang untuk menghindari virus Corona. Menurut pejabat ini, ada beberapa ajudan dan pejabat tinggi Korut yang terinfeksi virus Corona.

Sama seperti laporan sumber yang dikutip JoongAng Ilbo, sumber pejabat AS yang dikutip Dong-A Ilbo menyebut Kim Jong-Un kini tinggal sementara di Wonsan. Disebutkan oleh pejabat AS ini bahwa Kim Jong-Un masih terpantau bisa berjalan-jalan sendiri antara 15-20 April.

"Telah diidentifikasi bahwa Kim Jong-Un tinggal di Wonsan sepanjang pekan lalu. Dia terlihat berjalan sendiri antara 15 April hingga 20 April," sebutnya.(dtk)