Novel Baswedan Terima Penghargaan Perdana International Anti-Corruption Champion Foundation di Malaysia
logo

13 Februari 2020

Novel Baswedan Terima Penghargaan Perdana International Anti-Corruption Champion Foundation di Malaysia

Novel Baswedan Terima Penghargaan Perdana International Anti-Corruption Champion Foundation di Malaysia


GELORA.CO - Bertempat di Putrajaya Marriot Hotel, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (11/2/2020), penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menghadiri undangan Launching Ceremony Perdana International Anti-Corruption Champion Foundation (PIACCF). Dalam acara tersebut, Novel menerima penghargaan atas kerja keras, keberanian, dedikasi, dan komitmen dalam memberantas korupsi.

Selain diberikan kepada Novel, PIACCF juga memberikan penghargaan kepada Kevin Anthony Morais, penuntut pada Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia, yang terbunuh pada tahun 2015.

Sementara Novel Baswedan mendapat serangan air keras pada tanggal 11 April 2017.

Berikut isi sambutan Novel Baswedan atas penghargaan yang diberikan oleh PIACCF yang tidak sempat dibacakan.

Yang saya hormati:
– YAB Tun Dr. Mahathir bin Mohamad, Perdana Menteri Malaysia
– Tan Sri Abu Kassim bin Mohamed, Founder Perdana International Anti-Corruption Foundation
– Mr. Stefan Priesner, United Nations Malaysia
– Mr. Martin Kreutner, International Association of Anti-Corruption Authorities (IAACA)
– Dan kepada seluruh tamu undangan pada acara peluncuran Perdana International Anti-Corruption Champion Foundation (PIACCF).

1. Alhamdulillah. Sebuah kehormatan bagi saya diundang untuk hadir dalam acara ini. Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Perdana International Anti-Corruption Champion Foundation (PIACF) atas penghargaan ini. Penghargaan ini adalah bentuk dukungan dan penghormatan terhadap semua pihak yang memilih jalan untuk berjuang memberantas korupsi, baik di Malaysia, Indonesia dan di seluruh dunia. Inisiatif ini menegaskan bahwa isu pemberantasan korupsi bukan hanya permasalahan masing-masing negara saja, tetapi juga merupakan masalah bersama masyarakat dunia.

2. Apresiasi saya kepada pemerintah Malaysia atas pencapaian peningkatan Indeks Persepsi Korupsi (CPI) sebesar 6 (enam) point pada tahun 2019. Hal ini merupakan pencapaian yg luar biasa, yang hanya bisa tercapai atas kerja keras dan konsistensi dalam menindak dan mencegah korupsi. Selain itu, apresiasi saya terhadap upaya Pemerintah Malaysia dalam memberikan perlindungan kepada para petugasnya dalam melaksanakan tugas untuk memberantas korupsi.

3. Saya berharap Pemerintah Malaysia dalam hal ini Perdana Menteri, Tun DR. Mahathir bin Mohamad, untuk dapat menularkan keberhasilan dalam memberantas korupsi dan melindungi petugas pemberantas korupsi kepada negara lain, khususnya Pemerintah Indonesia.

4. Saya juga berharap semoga pegawai KPK, dan para aktifis anti-korupsi di Indonesia terus bersemangat untuk berjuang melawan korupsi, di tengah pelemahan terhadap KPK yang sekarang sedang terjadi.

Terima kasih.

Wassalaamu’alaykum wr wb.
Loading...
loading...