Jumlah Korban Corona Di Korsel Terus Melonjak, DPR Minta Pemerintah Evakuasi WNI Di Daegu
logo

25 Februari 2020

Jumlah Korban Corona Di Korsel Terus Melonjak, DPR Minta Pemerintah Evakuasi WNI Di Daegu

Jumlah Korban Corona Di Korsel Terus Melonjak, DPR Minta Pemerintah Evakuasi WNI Di Daegu

GELORA.CO - Korea Selatan menjadi negara kedua dengan pasien terinfeksi virus corona baru (Covid-19) terbanyak setelah China.

Berdasarkan data dari Center for Systems Science and Engineering (CSSE), per Selasa (25/2), Korea Selatan memiliki total 833 pasien corona, dengan 8 di antaranya meninggal dunia. Epicentrum corona di Korea Selatan sendiri berada di Kota Daegu.

Melihat perkembangan situasi tersebut, Wakil Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, mendesak pemerintah untuk segera melakukan evakuasi terhadap warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Korea Selatan, khususnya Kota Daegu.

“Ini kan perkembangan terbaru yang perlu diantisipasi. Saya dengar, WNI di sana juga banyak. Selain kuliah, mereka juga ada yang dilaporkan sebagai pekerja migran. Pemerintah diharapkan tidak terlambat dalam melakukan penanganan," ujar anggota Komisi IX DPR RI ini dalam keterangannya pada Selasa (25/2).

Menurut Saleh, pengawasan, pengamanan, dan evakuasi WNI di luar negeri tidaklah mudah. Namun keselamatan mereka harus menjadi prioritas negara. Dengan begitu, berbagai upaya perlu dilakukan untuk menjamin keselamatan mereka.

“Kita mendengar bahwa Kementerian Luar Negeri telah memberikan peringatan kepada warga kita. Tentu itu belum cukup. Pemerintah diminta juga melakukan simulasi evakuasi WNI jika nanti ternyata dibutuhkan. Selain itu, pendataan WNI di sana menjadi sangat penting," lanjut mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini.

Dengan hubungan baik yang selama ini dijalin antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Korea Selatan, Saleh yakin tidak terlalu sulit untuk berkomunikasi dengan otoritas setempat.

"Bahkan, menurut saya, pemerintah Korea Selatan akan memberikan bantuan jika pemerintah kita memang membutuhkan," pungkasnya. (Rmol)
loading...
close
Subscribe REKAT TV